Ngeri! Mutan Baru Virus Corona Bisa Bikin RI 'Lockdown' Lagi

Sabtu, 26 Desember 2020 - 10:12 WIB
loading...
Ngeri! Mutan Baru Virus...
FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mutan baru virus corona telah mengancam perjuangan sengit dunia mengakhiri pandemi Covid-19. Tak main-main, dampak yang ditimbulkan dari mutasi baru virus corona lebih ganas dibandingkan sekarang. Akibatnya, negara-negara di dunia bisa kembali melakukan karantina wilayah (lockdown) lebih ketat lagi termasuk RI.

Baca Juga: WHO: Mutasi Virus COVID-19 Lebih Mudah Menular pada Anak Muda

"Efeknya tidak langsung. Adanya varian virus corona baru kemungkinan besar akan mengakibatkan hampir semua negara kembali menutup hubungan pariwisata dan mobilitas penduduk dari negara satu ke negara lainnya," kata Ekonom Indef Nailul Huda saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Sabtu (26/12/2020).

(Baca Juga : Bersih-bersih Kemensos ala Risma, Anggaran Rp1,3 T Harus Dikelola Hati-hati )

Ngeri! Mutan Baru Virus Corona Bisa Bikin RI 'Lockdown' Lagi


Pihaknya menandasakan bahwa dampak karantina wilayah sudah dirasakan RI, yakni masuk jurang resesi karena kegiatan ekonomi mengalami perlambatan. Apabila mutan baru corona tidak diantisipasi dengan cepat maka akan menghambat program pemulihan ekonomi di samping mengancam lebih banyak nyawa masyarakat.

Baca Juga: Epidemiolog: Tak Lama Lagi Ledakan Kasus Covid-19 Terjadi di Jawa

Begitu juga dengan vaksin yang sudah di impor dari China akan sia-sia karena dikhawatirkan tidak cocok dengan munculnya virus baru. "Ada kekhawatiran vaksin yang sudah dikembangkan tidak cocok dengan varian baru corona," tandas dia. Dia pun meminta pemerintah tidak meremehkan mutan baru virus corona yang sudah menyerang di sejumlah negara baru-baru ini. Pihaknya berharap pemerintah cepat tanggap menghadapi mutasi virus corona yang wabahnya bergerak sangat cepat.

Baca Juga: Dunia Siaga 1, Ini Keterangan WHO Soal Mutasi Virus Corona di Inggris

Sebagai informasi, para ilmuwan dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tengah melakukan penelitian terhadap virus corona jenis baru yang awalnya ditemukan di Afrika dan Inggris. Namun saat ini diketahui sudah menyebar ke beberapa negara, salah satunya Australia. Virus corona jenis baru ini dinilai lebih mudah menular, terutama anak-anak. Ini disebabkan karena adanya 14 mutasi sehingga terjadi perubahan pada asam amino yang terdapat di tubuh manusia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi: Kita Wajib Bersyukur...
Jokowi: Kita Wajib Bersyukur Pandemi Terkendali Tanpa Lockdown
Cerita Pengalaman Tangani...
Cerita Pengalaman Tangani Pandemi, Jokowi Sampai Semedi 3 Hari
China Gencar Berburu...
China Gencar Berburu Minyak, Harga Minyak Dunia Bisa Balik USD100 per Barel
Harga Minyak Dunia Jadi...
Harga Minyak Dunia Jadi Korban Keganasan Covid di China
Harga Minyak Dunia Ambruk,...
Harga Minyak Dunia Ambruk, Brent dan WTI Tinggalkan USD100 per Barel
China Lockdown Lagi,...
China Lockdown Lagi, Harga Minyak Dunia Terkoreksi
Waspada Virus MERS,...
Waspada Virus MERS, Jemaah Haji Diminta Jaga Jarak dari Unta dan Terapkan Prokes
Situasi SMPN 8 Tangsel...
Situasi SMPN 8 Tangsel Pasca Puluhan Siswa Terjangkit Cacar Air dan Gondongan
Gawat! Puluhan Siswa...
Gawat! Puluhan Siswa dan Guru SD di Situbondo Terjangkit Cacar Air, Sekolah Lockdown
Rekomendasi
Jadi Ibu Baru, Amanda...
Jadi Ibu Baru, Amanda Manopo Tulis Pesan Menyentuh dan Berterima Kasih untuk Fans
Jennie BLACKPINK Bawakan...
Jennie BLACKPINK Bawakan Lagu Baru di Governors Ball 2026, Comeback Solo?
Jenderal Sigit Tegaskan...
Jenderal Sigit Tegaskan Polri Tidak Sembarangan Tempatkan Personel di Luar Struktur
Berita Terkini
Akar Pelemahan Rupiah...
Akar Pelemahan Rupiah Dibeberkan Chatib Basri, Kredibilitas Fiskal Jadi Kunci
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
Infografis
Dua Skenario HUT ke-79...
Dua Skenario HUT ke-79 RI: Bisa di Jakarta dan IKN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved