Tren Cashback Belanja Online Untungkan Aplikasi ShopBack

loading...
Tren Cashback Belanja Online Untungkan Aplikasi ShopBack
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Aplikasi promo belanja online , ShopBack, mencetak rekor satu juta pesanan hanya dalam satu hari momen Harbolnas 12.12 lalu. Angka ini menjadi pemesanan tertinggi dalam empat tahun terakhir di Indonesia.

Country General Manager of ShopBack Indonesia Galuh Chandra Kirana mengatakan pihaknya menggelar ShopFest 2020 untuk melayani rangkaian Harbolnas sepanjang tahun ini. Khusus 12.12 perseroan berhasil mendongkrak penjualan hingga enam kali lipat untuk merchant mitranya. "Kami memberikan lebih dari Rp2 miliar cashback hanya pada hari tersebut," ujar Galuh hari ini di Jakarta.

Dia juga membuka data transaksi ShopBack yang laris adalah produk iPhone, tas wanita, serta voucher gim. Ini otomatis menjadi kategori produk yang paling banyak dicari dan kenaikannya cukup signifikan. ( Baca juga:Ini Kata Psikolog Soal Faktor Terjadinya Dugaan Mesum Oknum Nakes dan Pasien di Wisma Atlet )

Sementara untuk produk fesyen, perlengkapan rumah tangga, produk kecantikan, serta barang-barang elektronik masih menjadi pilihan tahun ini. "Ini berbeda dengan ShopFest tahun lalu, karena produk travel menjadi yang terlaris. Namun sekarang ada pembatasan perjalanan di beberapa kota karena Covid-19. Jadi memengaruhi penjualan produk travel," jelasnya.



Pandemi Covid19 tidak dapat dipungkiri telah mendigitalisasi cara belanja masyarakat Indonesia. Tidak hanya beralih kepada belanja online, tetapi juga semakin bijak dalam mengatur pengeluaran. Bahkan pengguna bersedia meluangkan waktu untuk mencari, membandingkan, dan menemukan penawaran terbaik secara online sebelum melakukan pembelian.

“Hal ini yang membuat masyarakat menggunakan ShopBack sebagai awalan sebelum mulai belanja online. Kami menyediakan cashback hingga di atas 20% dan dapat dicairkan ke akun bank ataupun dikonversi menjadi pulsa,” lanjut Galuh.

Dalam rangkaian ShopFest sepanjang tahun 2020 perseroan juga fokus melayani konsumen berhemat lebih banyak saat berbelanja kebutuhan sehari-hari secara online. "Kami sangat senang ShopFest 2020 ditutup dengan hasil yang baik, dan yang terpenting kami dapat membantu masyarakat berhemat dengan lebih dari Rp12,2 miliar dari cashback yang kami berikan," terangnya.

Pengamat Marketing dari Inventure Knowledge Yuswohady mengatakan, konsumen Indonesia tentu akan mencari gimmick diskon dalam belanja online. Tujuan diskon adalah mengurangi harga jual dan harus logis di mata konsumen. Sementara bagi penjual akan lebih menyasar volume penjualannya. ( Baca juga:Andy Murray Siap Comeback di Australia Terbuka 2021 )

"Konsepnya pricing yang lebih murah tapi barang sama. Jadi buat konsumen ini kesempatan memanfaatkan momentum. Bagi pedagang akan mengincar volume besar. Meskipun margin berkurang tapi profit tetap ada. Karena konsumen juga sudah cerdas," ujar Yuswohady saat dihubungi.

Dia melihat tren dari masa awal pandemi Covid-19 konsumen sudah mengganti pola belanjanya meski sekedar belanja makan dan minum. Masyarakat tidak berminat pada produk baju karena hanya WFH. Selain itu juga meninggalkan produk elektronik dan kendaraan bermotor. "Tapi di akhir tahun mulai mencari fesyen sudah saatnya dibeli karena telah sekian lama serta dengan iming-iming diskon," katanya.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top