GIPI: Sandiaga Gerak Cepat, Kita Kolaborasi Bangkitkan Pariwisata

Rabu, 06 Januari 2021 - 13:46 WIB
loading...
GIPI: Sandiaga Gerak...
Anggota GIPI berudiensi langsung dengan Menparekraf Sandiaga Uno di gedung Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (5/1/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan fokus untuk menjadikan tahun 2021 sebagai awal kebangkitan sektor pariwisata nasional. Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) menilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno sudah on the track dan perlu didukung untuk mewujudkan amanat Presiden Jokowi.

"Menparekraf menyampaikan bahwa wisatawan nusantara dan lapangan kerja sektor pariwisata dan ekonomi kreatif akan menjadi fokus utama. Beliau ini gerak cepat, tentu kami siap mendukung dan berkolaborasi untuk membangkitkan kembali pariwisata nasional, karena GIPI ini induk semua organisasi pariwisata sesuai amanat Undang-undang No 10 Tahun 2009 pasal 50," kata Ketua Umum GIPI, Didien Junaedi, Rabu (6/1/2021).

(Baca Juga: Geber Pemulihan Pariwisata, Sandiaga Uno Gandeng Budi Karya Sumadi)

Didien bersama pengurus GIPI lainnya yakni Michael Umbas (Waketum), Hiramsyah Thaib, Hermawan Kertajaya (Dewan Pakar), Nunung Rusmiati (Sekjen) telah berudiensi langsung dengan Sandiaga. Pertemuan berlangsung di gedung Kemenparekraf, Jakarta, Selasa (5/1).

"Kami bersilahturami dan menyampaikan selamat kepada beliau. Pak Sandiaga banyak ide-ide baru dan kreatif untuk memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Beliau berjanji untuk kolaborasi dan bekerja sama aktif dengan GIPI. Nah ini yang sudah lama kami harapkan," jelas Didien dan Nunung Rusmiati terkait topik pertemuan tersebut.

Sementara itu, Michael Umbas yang menginisiasi pertemuan ini menyatakan, komitmen Sandiaga menjadikan wisatawan nusantara sebagai andalan sangat tepat. "Ada sekitar 34 juta rakyat kita yang bergantung pada sektor pariwisata. Sementara itu dari 13,9 juta pekerja sektor pariwisata, sekitar 1,7 juta telah terkena dampak langsung kehilangan pekerjaan akibat penurunan jumlah kunjungan wisatawan karena pandemi Covid-19. Semoga pemulihan bisa lebih cepat," ujar Umbas.

Lebih lanjut GIPI menilai, langkah Sandiaga juga mengusung tiga aspek utama yakni Inovasi, Adaptasi dan Kolaborasi sudah tepat.
"Langkah Bro Menteri Sandi yang mendorong penerapan Big Data untuk menggaet wisawatan sebagai bagian dari Inovasi sangat tepat. Kami juga usulkan agar ada pilot project dalam jangka pendek terkait destinasi yang benar-benar siap dan menjamin penerapan protokol Covid-19 dan terintegrasi dengan platform booking engine dan aplikasi mobile," kata Michael.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Pariwisata Jadi Motor...
Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
Aktivitas Ekonomi Meningkat,...
Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi
Ada 40 Bandara Internasional...
Ada 40 Bandara Internasional Baru, Menko AHY: Harus Kita Uji
Pasar Wisata Petualangan...
Pasar Wisata Petualangan Tumbuh, DXI 2025 Targetkan Transaksi Rp9,6 Miliar
Cara PLN Icon Plus Menjawab...
Cara PLN Icon Plus Menjawab Tantangan untuk Menurunkan Emisi Karbon di Sektor Pariwisata
Kemenpar: Program Mudik...
Kemenpar: Program Mudik ke Jakarta Pemprov DKI Berdampak Positif bagi Pariwisata
MaiA Resmi Diluncurkan...
MaiA Resmi Diluncurkan Kemenpar: Era Baru Pariwisata Cerdas di Indonesia Dimulai
Tingkatkan Daya Saing...
Tingkatkan Daya Saing Pariwisata, DPR Minta Pemerintah Terapkan Bebas Visa
Rekomendasi
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
Amerika Serikat vs Paraguay:...
Amerika Serikat vs Paraguay: Awal Krusial di Grup D Piala Dunia 2026
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved