Menteri Sakti Berharap Penerimaan Negara dari Udang Kian Tegak
Kamis, 07 Januari 2021 - 22:58 WIB
loading...
A
A
A
Selain jumlah produksi, Menteri Trenggono turut menekankan pentingnya peningkatan kualitas komoditas yang dihasilkan serta harus tetap menjaga kelestarian lingkungan. Dia juga meminta jajarannya membuat perencanaan bisnis dari kegiatan yang berlangsung di BLUPPB Karawang.
Dalam kunjungan kerja di BLUPPB Karawang ini, Menteri Trenggono juga memanen lele bioflok dan udang vaname dalam kolam bundar (tambak udang milenial). Totalnya ada 400 kilogram lele dan 250 kilogram udang vaneme yang dipanen parsial hari ini. Komoditas ini pun pun sudah ada yang membeli dan uang yang dihasilkan masuk ke kas negara melalui mekanisme pendapatan negara bukan pajak (PNBP).
Kemudian dia juga meninjau proses pembenihan ikan serta packing 150 ribu benih nila dan 15 ribu benih kakap putih yang akan dibagikan ke masyarakat sebagai bantuan sosial. ( Baca juga:Ini Cara Awet Muda Seperti Meghan Markle yang Berusia 39 Tahun )
Sebagai informasi, BLUPPB Karawang sepanjang tahun 2020 memproduksi udang vaname sebanyak 6 ton/ha/siklus. Lalu benih lele dua juta ekor, benih nila 3,8 juta ekor, benih bandeng 1,4 juta ekor dan benih kakap 179 ribuan ekor. Sebagian besar hasil produksi didistribusikan sebagai bantuan untuk masyarakat.
Dalam kunjungan kerja di BLUPPB Karawang ini, Menteri Trenggono juga memanen lele bioflok dan udang vaname dalam kolam bundar (tambak udang milenial). Totalnya ada 400 kilogram lele dan 250 kilogram udang vaneme yang dipanen parsial hari ini. Komoditas ini pun pun sudah ada yang membeli dan uang yang dihasilkan masuk ke kas negara melalui mekanisme pendapatan negara bukan pajak (PNBP).
Kemudian dia juga meninjau proses pembenihan ikan serta packing 150 ribu benih nila dan 15 ribu benih kakap putih yang akan dibagikan ke masyarakat sebagai bantuan sosial. ( Baca juga:Ini Cara Awet Muda Seperti Meghan Markle yang Berusia 39 Tahun )
Sebagai informasi, BLUPPB Karawang sepanjang tahun 2020 memproduksi udang vaname sebanyak 6 ton/ha/siklus. Lalu benih lele dua juta ekor, benih nila 3,8 juta ekor, benih bandeng 1,4 juta ekor dan benih kakap 179 ribuan ekor. Sebagian besar hasil produksi didistribusikan sebagai bantuan untuk masyarakat.
(uka)
Lihat Juga :