Erick Thohir Tegaskan Lagi, Vaksin yang Dipilih Ada di List WHO

Jum'at, 08 Januari 2021 - 21:32 WIB
loading...
Erick Thohir Tegaskan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mencatat, hingga Desember 2020 PT Bio Farma telah memproduksi 250 juta dosis vaksin Covid-19 . 100 juta dosis vaksin telah mendapat sertifikat dari Badan Pengawa Obat dan Minuman (BPOM), dan sisanya 150 juta dosis akan memperoleh sertifikat dari BPOM pada Maret 2021. ( Baca juga:Erick Tohir Sebut Vaksinasi Covid-19 Momentum Perbaiki Data Kependudukan )

"Kemarin kita siapkan 250 juta. Penting sekali kita punya produksi vaksin Covid-19 yang selama ini Bio Farma punya produski vaksin. Alhamdulillah, 100 juta sudah dapat sertifikat BPOM dan Maret 150 juta dapat sertifikat lagi," ujar Erick, Jumat (8/1/2021).

Selain itu, produksi bahan baku vaksin sebanyak 5,8 juta akan tiba pada pertengahan Januari 2021. Dia menyebut, vaksin Covid-19 bakal segera diproduksi Bio Farma setelah bahan baku tiba di Indonesia. Dalam proses produksinya Bio Farma akan mengacu pada standar World Health Organization (WHO).

Sementara pada Februari tahun ini akan tiba 10,4 juta dan Maret 13,3 juta dosis vaksin. Jumlah itu akan ditargetkan diberi secara gratis kepada masyarakat.

"Mudah mudhan vaksinasi berjalan dengan baik. Kami Kementerian BUMN dan Bio Farma menjalankan tugas sebaik-baiknya, agar rakyat bisa divaksinasi dengan baik. Kami memastikan, proses izin dari BPOM, Emergency Use Authorization (EUA) dapat keluar dan tentu baru divaksin," ujarnya.

Erik menegaskan kepada semua pihak jangan sampai menimbulkan pikiran bahwa program pemerintah terkait vaksin tidak mengikuti standar dunia. Vaksin-vaksin yang digunakan juga bukan vaksin sembarang. ( Baca juga:Tragis! Gara-gara Jalan Berlubang Ayah, Anak dan Cucu di Jember Tewas Kecelakaan )

"Saya tekankan sejak awal, vaksin yang dilakukan pemerintah adalah yang sudah ada di list WHO dan sudah melalui uji klinis," tuturnya.

Terkait kehalalan vaksin, Erick mengatakan tengah diproses oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) karena halal tidaknya vaksin menjadi ranah MUI. "Kami tidak akan mengklaim (halal), itu bukan tupoksi dari kami. Kami melakukan pembicaraan dengan MUI," ujar dia.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Bio Farma Raih Primaniyarta...
Bio Farma Raih Primaniyarta Lifetime Achievement, Wujud Kontribusi bagi Kesehatan Dunia
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis GAPMMI dan BPOM Wujudkan Transformasi Industri Pangan Nasional
Erick Thohir Angkat...
Erick Thohir Angkat Sekjen PSSI Yunus Nusi Jadi Komisaris Angkasa Pura
Anggaran Kementerian...
Anggaran Kementerian BUMN 2026 Diusulkan Rp604 Miliar, Buat Apa Saja?
Mayjen TNI Ahmad Rizal...
Mayjen TNI Ahmad Rizal Resmi Jadi Dirut Bulog Gantikan Letjen TNI Novi Helmy, Ini Kata Erick
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
BPOM Tegaskan Peraturan...
BPOM Tegaskan Peraturan BPOM No 5/2026 Bukan Soal Penempatan Apoteker
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved