Salurkan Bansos, Bank Mandiri Siapkan Alat Bayar Non Tunai
Kamis, 14 Januari 2021 - 00:00 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Bank Mandiri menyiapkan alat pembayaran non tunai dalam penyaluran bantuan sosial Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) serta insentif bagi pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dari Kementerian Sosial. Tujuannya, agar bantuan sosial dapat memberikan manfaat yang optimal kepada penerima serta para pendamping Rehabilitasi Sosial.
Kerjasama dilakukan setelah Kementerian Sosial memutuskan untuk menyalurkan bantuan sosial Program ATENSI secara langsung serta memberikan insentif kepada para pendamping Rehsos. Ini juga sebagai bentuk apresiasi atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan selama masa pendampingan. Adapun alokasi anggaran program ATENSI tahun ini adalah Rp 340,8 miliar yang akan diberikan kepada 142.000 peserta.
Untuk itu, Bank Mandiri akan menyiapkan Kartu ATENSI bagi para penerima program yang dapat digunakan untuk mendapatkan pelatihan dan pembekalan di berbagai Balai, Loka di seluruh Indonesia, serta Kartu Anggota co-Branding Mandiri Debit bagi sekitar 3.500 pendamping Rehsos untuk mengakses insentif yang diterima, yaitu sebesar Rp 3 juta per pendamping/bulan.
Menurut Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas, kerjasama ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri kepada Kementerian Sosial dalam meningkatkan kesejahteraan anggota masyarakat yang mendapat stigma tertentu melalui Program ATENSI.
"Kami berkomitmen kuat untuk mendukung program ATENSI karena kami menyadari betapa mulianya program ini bagi anggota masyarakat dengan stigma. Dengan program ini, mereka diberi kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak," kata Rohan di Jakarta, Rabu (13/1/2021).
Baca Juga: Risma Rombak Sistem Bansos, BLT Akan Disalurkan via Aplikasi Wajah
Untuk memastikan kelancaran program ini, pihaknya juga telah menyiapkan rekening di Bank Mandiri bagi para peserta Program ATENSI serta para pendamping Rehsos untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat luas. Tak hanya bagi peserta program ATENSI, kerjasama ini juga diharapkan akan memberi faedah bagi para pendamping karena akan memberikan akses keuangan yang lebih luas.
Kerjasama dilakukan setelah Kementerian Sosial memutuskan untuk menyalurkan bantuan sosial Program ATENSI secara langsung serta memberikan insentif kepada para pendamping Rehsos. Ini juga sebagai bentuk apresiasi atas berbagai aktivitas yang telah dilakukan selama masa pendampingan. Adapun alokasi anggaran program ATENSI tahun ini adalah Rp 340,8 miliar yang akan diberikan kepada 142.000 peserta.
Untuk itu, Bank Mandiri akan menyiapkan Kartu ATENSI bagi para penerima program yang dapat digunakan untuk mendapatkan pelatihan dan pembekalan di berbagai Balai, Loka di seluruh Indonesia, serta Kartu Anggota co-Branding Mandiri Debit bagi sekitar 3.500 pendamping Rehsos untuk mengakses insentif yang diterima, yaitu sebesar Rp 3 juta per pendamping/bulan.
Menurut Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas, kerjasama ini merupakan bentuk dukungan Bank Mandiri kepada Kementerian Sosial dalam meningkatkan kesejahteraan anggota masyarakat yang mendapat stigma tertentu melalui Program ATENSI.
"Kami berkomitmen kuat untuk mendukung program ATENSI karena kami menyadari betapa mulianya program ini bagi anggota masyarakat dengan stigma. Dengan program ini, mereka diberi kesempatan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan lebih layak," kata Rohan di Jakarta, Rabu (13/1/2021).
Baca Juga: Risma Rombak Sistem Bansos, BLT Akan Disalurkan via Aplikasi Wajah
Untuk memastikan kelancaran program ini, pihaknya juga telah menyiapkan rekening di Bank Mandiri bagi para peserta Program ATENSI serta para pendamping Rehsos untuk meningkatkan literasi keuangan di masyarakat luas. Tak hanya bagi peserta program ATENSI, kerjasama ini juga diharapkan akan memberi faedah bagi para pendamping karena akan memberikan akses keuangan yang lebih luas.
Lihat Juga :