Belanja Negara Kuartal I-2020 Tembus Rp452,4 Triliun

Jum'at, 17 April 2020 - 14:43 WIB
loading...
Belanja Negara Kuartal...
Belanja negara hingga bulan Maret 2020 mencapai Rp452,4 triliun dimana realisasi pada kuartal I tahun 2020 ini tumbuh melambat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (yoy). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat belanja negara hingga bulan Maret 2020 mencapai Rp452,4 triliun. Angka pada kuartal I tahun 2020 ini tumbuh melambat jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year on year/yoy).

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan rincian, belanja pemerintah pusat mencapai Rp 277,9 triliun atau tumbuh 6,6% (yoy). Angka ini melambat dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mampu tumbuh 11,4% (yoy).

Adapun rinciannya adalah Belanja Kementerian/Lembaga (K/L) tercatat Rp143 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 11% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp128,8 triliun.

Belanja K/L ditunjang oleh belanja pegawai sebesar Rp48,6 triliun atau tumbuh 8% (yoy), kemudian belanja barang Rp35,2 triliun minus 6,6% (yoy). Selanjutnya ada belanja modal yang mencapai Rp12 triliun atau tumbuh 32,1% dan terakhir belanja bantuan sosial yang meningkat 27,5% menjadi Rp47,2 triliun.

"Belanja pegawai tumbuh 8% karena awal tahun bayar tunjangan kinerja untuk beberapa Kementerian dan Lembaga. Di sisi lain, belanja barang kontraksi 6,6%," ujar Menkeu Sri Mulyani dalam teleconfrence, Jumat (16/4/2020).

Sedangkan untuk belanja non K/L tercatat sebesar Rp134,9 triliun. Angka tersebut tumbuh 2,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya Rp132 triliun.

Sementara untuk transfer ke Daerah dan Dana Desa Rp174,5 triliun atau turun 8,8% (yoy). Padahal di periode yang sama tahun lalu, pos anggaran ini mampu tumbuh 3,1% (yoy). Rincianya transfer ke daerah sebesar Rp 167,3 triliun atau turun 7,7% (yoy) sedangkan Dana Desa hanya Rp7,2 triliun, anjlok 28,6% (yoy).

"Untuk daerah-daerah ini diubah instrumen agar siap menangani covid-19. Dan juga kita minta daerah untuk melakukan penghentian proses pengadaan fsik di luar pendidikan dan kesehatan," tandasnya.
(ant)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Rekomendasi
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Siap Uji Nyali? Ini...
Siap Uji Nyali? Ini Deretan Rekomendasi Microdrama Horor di V+Short
GoPro Sekarat: Dari...
GoPro Sekarat: Dari Bintang Wall Street Rp198 Triliun Jadi Saham Receh
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved