Ada Pandemi, Pasar Ekspor Kelapa Sawit Masih Menjanjikan
Kamis, 04 Februari 2021 - 12:24 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan, ekspor ke Uni Eropa naik 38,09 ribu ton (+10,57%), ke Pakistan naik 33,68 ribu ton (+19,35%), ke Timur Tengah naik 22,91 ribu ton (+14,53) sedangkan ekspor ke China hanya naik 4,02 ribu ton (+0,62%) dan ke Bangladesh hanya turun 1,13 ribu ton (-1,31%). Adapun ekspor ke Afrika turun dengan 51,17 ribu ton (-17,95%).
(Baca juga: Produk Bernilai Tambah Andalan Kemendag Hadapi Tantangan Ekspor )
Mukti menambahkan, produksi pada bulan Oktober mencapai 4,768 juta ton yang lebih tinggi (0,9%) dari produksi September. "Secara YoY sampai dengan Oktober, produksi 2020 lebih rendah (-2,3%) dari 2019. Walaupun masih negatif, defisit YoY sampai dengan Oktober menunjukkan perbaikan yang konsisten," kata Mukti.
Sementara itu, konsumsi dalam negeri secara total mencapai 1,476 juta ton naik 2% dari konsumsi bulan September. Kenaikan pada konsumsi untuk industri pangan sebesar 3,7% menjadi 692 ribu ton.
Konsumsi untuk biodiesel bulan Oktober adalah 599 ribu ton lebih rendah (-4,9%) dari bulan September yang mungkindisebabkan turunnya mobilitas penduduk sebagai dampak Pandemi Covid-19 belum pulih.
(Baca juga: Produk Bernilai Tambah Andalan Kemendag Hadapi Tantangan Ekspor )
Mukti menambahkan, produksi pada bulan Oktober mencapai 4,768 juta ton yang lebih tinggi (0,9%) dari produksi September. "Secara YoY sampai dengan Oktober, produksi 2020 lebih rendah (-2,3%) dari 2019. Walaupun masih negatif, defisit YoY sampai dengan Oktober menunjukkan perbaikan yang konsisten," kata Mukti.
Sementara itu, konsumsi dalam negeri secara total mencapai 1,476 juta ton naik 2% dari konsumsi bulan September. Kenaikan pada konsumsi untuk industri pangan sebesar 3,7% menjadi 692 ribu ton.
Konsumsi untuk biodiesel bulan Oktober adalah 599 ribu ton lebih rendah (-4,9%) dari bulan September yang mungkindisebabkan turunnya mobilitas penduduk sebagai dampak Pandemi Covid-19 belum pulih.
Lihat Juga :