Menkop Teten Berharap UVO 2021 Perluas Pasar Ekspor UMKM
Selasa, 16 Februari 2021 - 21:59 WIB
loading...
A
A
A
“Namun kita harus terus optimistis karena UMKM adalah penggiat ekonomi yang paling andal, dapat tumbuh, bertahan, dan beradaptasi sangat cepat,” katanya.
Terkait potensi ekonomi Jawa Tengah, Teten mengatakan nilai neraca perdagangan pada Oktober 2020 mengalami surplus sebesar USD17,44 juta yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas. Surplus menunjukkan sisi permintaan mengalami kenaikan sehingga meningkatkan produksi UMKM dan menciptakan lapangan kerja.
Menurut dia, produk makanan dan minuman merupakan salah satu sektor penyelamat UMKM. Data BPS menunjukkan pada tahun 2020 Industri makanan dan minuman tetap bertumbuh 1,66% (y-on-y) didukung oleh produksi padi dan permintaan CPO.
“Jawa Tengah memiliki banyak UMKM yang unggul dan berpotensi untuk bisa kita terus kembangkan,” katanya.
Ia menambahkan, platform digital dalam konteks ini akan cukup membantu dalam membuka market digital terutama untuk produk groceries seperti sayuran dan buah-buahan yang membutuhkan waktu cepat untuk bisa sampai ke konsumen.
Terkait potensi ekonomi Jawa Tengah, Teten mengatakan nilai neraca perdagangan pada Oktober 2020 mengalami surplus sebesar USD17,44 juta yang dipicu oleh surplus sektor nonmigas. Surplus menunjukkan sisi permintaan mengalami kenaikan sehingga meningkatkan produksi UMKM dan menciptakan lapangan kerja.
Menurut dia, produk makanan dan minuman merupakan salah satu sektor penyelamat UMKM. Data BPS menunjukkan pada tahun 2020 Industri makanan dan minuman tetap bertumbuh 1,66% (y-on-y) didukung oleh produksi padi dan permintaan CPO.
“Jawa Tengah memiliki banyak UMKM yang unggul dan berpotensi untuk bisa kita terus kembangkan,” katanya.
Ia menambahkan, platform digital dalam konteks ini akan cukup membantu dalam membuka market digital terutama untuk produk groceries seperti sayuran dan buah-buahan yang membutuhkan waktu cepat untuk bisa sampai ke konsumen.
Lihat Juga :