Cerita Mendag Soal Pengusaha Exotic Leather Bangkrut Lalu Jadi Pelayan
Rabu, 17 Februari 2021 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
"Perbedaan daripada kualitas. Karena kualitas yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan, orang Korea menolak untuk membayar. Begitu menolak membayar 100 juta selesai ceritanya. Nah, ini saya tes, pengen tahu berapa lama, karena saya punya Dirjen pengembangan ekspor nasional. Pengen tahu Berapa lama bisa diselesaikan," tutur Lutfi.
(Baca juga: Ada Diskon Pajak, Gaikindo Harap Penjualan Mobil Tembus 70 Ribu Unit per Bulan )
Saat ini pemerintah tengah mematok peningkatan eksportir hingga 500 ribu eksportir sampai 2030, baik skala besar maupun UMKM. Hanya saja masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha untuk merambah pasar internasional.
Lutfi sendiri mengajak Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan sejumlah Menteri lainnya untuk duduk bersama membongkar kendala-kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha tersebut.
"Jadi, minggu depan kita duduk sama-sama, kalau Pak Teten kosong (waktu) saya juga enggak keberatan rapat di tempatnya Pak Menteri. Supaya kita duduk, biar kita bongkar (permasalahannya)," katanya.
(Baca juga: Ada Diskon Pajak, Gaikindo Harap Penjualan Mobil Tembus 70 Ribu Unit per Bulan )
Saat ini pemerintah tengah mematok peningkatan eksportir hingga 500 ribu eksportir sampai 2030, baik skala besar maupun UMKM. Hanya saja masih terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha untuk merambah pasar internasional.
Lutfi sendiri mengajak Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dan sejumlah Menteri lainnya untuk duduk bersama membongkar kendala-kendala yang dihadapi oleh pelaku usaha tersebut.
"Jadi, minggu depan kita duduk sama-sama, kalau Pak Teten kosong (waktu) saya juga enggak keberatan rapat di tempatnya Pak Menteri. Supaya kita duduk, biar kita bongkar (permasalahannya)," katanya.
(ind)
Lihat Juga :