Ditekan Pandemi, Laba BTPN Tetap Bertahan
Jum'at, 26 Februari 2021 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Untuk pemenuhan kebutuhan pembiayaan kredit, perseroan menghimpun pendanaan sejumlah Rp145,5 triliun sampai dengan akhir Desember 2020. Total dana pihak ketiga meningkat sebesar 16% menjadi Rp 100,8 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Melemahnya sektor perekonomian akibat pandemi dan dampaknya terhadap debitur perbankan menyebabkan Bank BTPN perlu menyiapkan biaya pencadangan kredit sebesar Rp2,8 triliun. Penurunan suku bunga dan restrukturisasi kredit berdampak pada penurunan pendapatan bunga bank. ( Baca juga:Di bawah Kepemimpinan Anies, Jakarta Kembali Raih Penghargaan Transportasi Tingkat Internasional )
Walaupun ada tekanan di pendapatan perseroan akibat pandemi, Bank BTPN dapat mempertahankan laba sebelum biaya kredit dan pajak pada tingkat yang sama dengan tahun lalu, yaitu sebesar Rp5,4 triliun. Capaian itu dapat menjadi penyangga yang memadai untuk mengantisipasi kebutuhan biaya pencadangan.
Melemahnya sektor perekonomian akibat pandemi dan dampaknya terhadap debitur perbankan menyebabkan Bank BTPN perlu menyiapkan biaya pencadangan kredit sebesar Rp2,8 triliun. Penurunan suku bunga dan restrukturisasi kredit berdampak pada penurunan pendapatan bunga bank. ( Baca juga:Di bawah Kepemimpinan Anies, Jakarta Kembali Raih Penghargaan Transportasi Tingkat Internasional )
Walaupun ada tekanan di pendapatan perseroan akibat pandemi, Bank BTPN dapat mempertahankan laba sebelum biaya kredit dan pajak pada tingkat yang sama dengan tahun lalu, yaitu sebesar Rp5,4 triliun. Capaian itu dapat menjadi penyangga yang memadai untuk mengantisipasi kebutuhan biaya pencadangan.
(uka)
Lihat Juga :