Sentosa Park Jawab Kebutuhan Milenial Akan Hunian: Jadi Tempat Tinggal atau Investasi

loading...
Sentosa Park Jawab Kebutuhan Milenial Akan Hunian: Jadi Tempat Tinggal atau Investasi
Foto/dok
JAKARTA - Tidak dapat dipungkiri bahwa pasar pencari properti terbesar sekarang adalah para kaum milenial atau keluarga muda yang mencari rumah pertama, baik sebagai hunian masa depan maupun investasi. Pasar ini lebih berfokus kepada pencarian hunian rumah tapak dengan harga dibawah Rp1 M di wilayah penyangga, seperti Tangerang, Bogor, Depok, Bekasi, dan Cikarang.

Hammy Sugiharto, Sales and Marketing Director Sentosa Park, memaparkan saat ini pemerintah telah memberikan stimulus kebijakan untuk meningkatkan pergerakan ekonomi era Covid-19. Kehadiran vaksin Covid-19 yang akan mulai didistribusikan ke masyarakat Indonesia pada tahun ini juga akan turut mengubah keadaan dan situasi pasar. ( Baca juga: Meneropong Peluang Industri Properti di Masa Pemulihan, DP 0% Jadi Angin Segar )

Para milenial yang sudah memiliki pekerjaan diharapkan dapat memiliki mindset investasi untuk keuntungan di masa mendatang. Banyak instrument investasi yang ditawarkan namun properti masih dinggap sebagai investasi jangka panjang yang aman dan juga merupakan faktor kebutuhan primer masyarakat. Ditambah lagi, properti, terutama landed house, memiliki unsur kepemilikan tanah dan bangunan yang masih memiliki apresiasi kenaikan value investasi.

“Yang paling penting bagi kaum milenial adalah jangan menunda untuk membeli properti, baik sebagai hunian ataupun investasi. Millenial bisa menyesuaikan terlebih dahulu pembelian properti berdasarkan budget dan kebutuhan mereka, bukan berdasarkan rumah yang mereka impikan. Tujuannya adalah mereka bisa menjadikan properti yang telah dimiliki sebelumnya dan tentunya sudah mengalami kenaikan nilai jual tersebut sebagai modal untuk mereka bisa membeli rumah impian mereka,” kata Hammy, Jumat (26/2/2021).

Sentosa Park merupakan hunian dengan konsep modern yang dihadirkan sebagai jawaban dari kebutuhan hunian yang cocok dengan para millennial. Tampak depan rumah dikonsep dengan desain rumah modern kontemporer dan atap rumah model pelana yang mengikuti tren masa kini. Dari segi denah, rumah pun dirancang dengan luas unit, tata letak ruang dan jumlah kamar yang sesuai dengan kebutuhan para millennial.



"Cicilan per bulan pun kami setting agar bisa sesuai dengan daya beli kaum millennial, yaitu 6 jutaan per bulan,” tambah Hammy.

Sentosa Park yang mirip rumah sehat ala Singapore merupakan sebuah kawasan hunian dengan konsep Singapura. Alasan mengambil konsep Singapura adalah ingin memanjakan para penghuni dengan suasana tinggal yang nyaman, aman, tertib, bersih, sehat, dan berstandar internasional. Tentunya untuk membangun nuansa Singapura, dari segi landscape dan ornamen kawasan akan seperti konsep Sentosa Cove dan Garden by the Bay dari Singapura. ( Baca juga: Resmi Jadi Wali Kota Solo, Gibran Miliki Harta Rp21 Miliar )

Dari sisi aksesibilitas, Sentosa Park terletak di Kawasan Tangerang New City yang dapat diakses melalui tol Jakarta-Tangerang dan keluar di pintu tol Cikupa / Pasar Kemis. Ke depannya, akan dibangun direct access exit tol ke Kawasan Tangerang New City, tol JORR 3 Serpong – Balaradja dan tol Balaradja – Airport.

“Dengan adanya future development ini, akan membuat Sentosa Park menjadi hunian yang strategis dan memiliki nilai investasi tinggi,” tutup Hammy.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top