Dermaga II ASDP Punggur Batam Siap Layani Lintasan Jarak Jauh
Senin, 01 Maret 2021 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Yukki, keberadaan dermaga baru tersebut juga akan dapat meningkatkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA). Infrastruktur dermaga ferry ini sangat efektif bagi pelaku industri di Batam untuk melakukan pengiriman bahan baku maupun hasil-hasil produksi industri di KEK Batam.
Baca juga: Batam Gempar, Gudang Perakitan Sepeda Dilalap Kobaran Api, Kerugian Rp6 M
Diketahui bahwa BP Batam mencatat hingga triwulan ketiga tahun 2020 telah mencapai USD389 juta untuk 1.090 proyek, sehingga keberadaan dermaga baru tersebut akan menggairahkan perekonomian Batam di tengah pandemi Covid-19.
“Bila kondisi perekonomian global, regional ASEAN dan nasional sudah kembali normal setelah masalah pandemi Covid-19 mampu diatasi, maka keberadaan dermaga baru tersebut juga dapat mendorong ekspor komoditi unggulan dari Batam,” kata Yukki.
Sebelumnya, Menhub telah meresmikan dermaga II ASDP Telaga Punggur yang mulai dibangun pada 3 Februari 2020 dan telah dinyatakan rampung pada 28 November 2020. Proyek Dermaga II Telaga Punggur, Batam senilai Rp 60 miliar ini merupakan dermaga jenis moveable bridge dengan tipe quay wall berkapasitas 80 ton memiliki panjang 75 meter dan lebar 12 meter dengan kedalaman kolam 5-10 meter untuk kapal dengan draft hingga 4,125 meter.
Dermaga ini mampu disandari kapal berukuran 560 GRT hingga 5.000 GRT. Adapun dermaga eksisting yang beroperasi saat ini, yakni dermaga 1 dengan kapasitas 30 ton dan bisa disandari kapal maksimal 1.500 GRT.
Baca juga: Batam Gempar, Gudang Perakitan Sepeda Dilalap Kobaran Api, Kerugian Rp6 M
Diketahui bahwa BP Batam mencatat hingga triwulan ketiga tahun 2020 telah mencapai USD389 juta untuk 1.090 proyek, sehingga keberadaan dermaga baru tersebut akan menggairahkan perekonomian Batam di tengah pandemi Covid-19.
“Bila kondisi perekonomian global, regional ASEAN dan nasional sudah kembali normal setelah masalah pandemi Covid-19 mampu diatasi, maka keberadaan dermaga baru tersebut juga dapat mendorong ekspor komoditi unggulan dari Batam,” kata Yukki.
Sebelumnya, Menhub telah meresmikan dermaga II ASDP Telaga Punggur yang mulai dibangun pada 3 Februari 2020 dan telah dinyatakan rampung pada 28 November 2020. Proyek Dermaga II Telaga Punggur, Batam senilai Rp 60 miliar ini merupakan dermaga jenis moveable bridge dengan tipe quay wall berkapasitas 80 ton memiliki panjang 75 meter dan lebar 12 meter dengan kedalaman kolam 5-10 meter untuk kapal dengan draft hingga 4,125 meter.
Dermaga ini mampu disandari kapal berukuran 560 GRT hingga 5.000 GRT. Adapun dermaga eksisting yang beroperasi saat ini, yakni dermaga 1 dengan kapasitas 30 ton dan bisa disandari kapal maksimal 1.500 GRT.
(ind)
Lihat Juga :