Buka MNC Group Investor Forum, Airlangga Hartarto: Pemulihan Ekonomi RI di Jalur Tepat, Siap Sambut Investasi!

Selasa, 02 Maret 2021 - 23:43 WIB
loading...
Buka MNC Group Investor...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemulihan ekonomi Indonesia berada di jalur yang tepat. Tahun 2021, pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,5%. Indonesia siap menyambut para investor.

"Di tahun 2021 ekspektasi ekonomi Indonesia tumbuh 4,5%-5,5%," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto di MNC Group Investor Forum 2021 dengan tema "Recovery Story after The Big Reset".

Pertumbuhan tersebut, lanjutnya, seiring dengan pertumbuhan ekonomi global yang diperkirakan 4,5%-5,3%.

Pada ajang bergengsi yang diadakan MNC Group dan Auerbach Grayson & Company LLC (AGCO) ini, Airlangga mengungkapkan kepada investor di 125 negara yang mengikuti forum tersebut bahwa Indonesia siap menyambut para investor.

"Indonesia bersedia dan siap mendukung semua investor yang menjadikan Indonesia tempat investasi di dalam kawasan," ungkapnya.

Pemerintah, lanjutnya, tetap pada komitmen untuk memperkuat keseimbangan antara kesehatan masyarakat dan pemulihan ekonomi.

Data terakhir kasus Covid-19, kata dia, menunjukkan penanganan pandemi di Indonesia semakin baik. Hal tersebut terefleksi dari tren peningkatan kesembuhan yang mencapai 85,88%. Juga tingkat kematian yang terus menurun menjadi 2,71%.

"Pemerintah melalui berbagai kebijakan terus berusaha untuk menurunkan tingkat penyebaran Covid, sehingga kesehatan dan ekonomi kita bisa pulih," lanjutnya.

Persentase kasus aktif juga menunjukkan tren penurunan dan penyebaran melambat.

Dari sisi ekonomi, tahun lalu pertumbuhan Indonesia berhasil menjadi nomor empat terbesar di dunia setelah China, Vietnam dan Korea Selatan.

"Kita salah satu dari sedikit negara yang menggunakan strategi berbeda, tapi hasilnya optimal," ungkapnya.

Airlangga menerangkan, perekonomian Indonesia yang didominasi oleh konsumsi domestik menunjukkan tren yang meningkat. Aktivitas manufaktur masih berada pada level ekspansif 50%, jumlah permintaan KUR meningkat menjadi Rp 253 triliun.

“Ini mencerminkan pulihnya tingkat kepercayaan publik. Di saat yang sama, realisasi investasi juga meningkat, mencerminkan persepsi positif investor,” imbuh Airlangga.

Indikator pemulihan lainnya tampak pada Indeks Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah yang sudah mendekati angka sebelum Covid melanda.

Begitu juga neraca perdagangan surplus mencapai USD 21,74 miliar pada tahun 2020 atau tertinggi sejak tahun 2011.

"Berdasarkan perkembangan tersebut, pemulihan ekonomi Indonesia sudah berada pada jalur yang tepat. Indonesia juga merupakan salah satu negara yang mampu menurunkan angka kematian sembari mempertahankan kinerja ekonomi yang relatif baik,” tegas pria yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional
(KPC-PEN) itu.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, MNC Group merasa terhormat bisa menjadi tuan rumah dari even yang diikuti oleh investor dari seluruh penjuru dunia, melalui ACGO. Seperti diketahui, AGCO, merupakan perusahaan sekuritas anggota Wall Street, Amerika Serikat yang baru saja diakuisisi MNC Group pada awal tahun 2021.

Pada hari pertama acara ini diisi oleh Menteri Koordinator bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Wakil Menteri Keuangan RI Suahasil Nazara, Menparekraf Sanduaga Uno, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso, serta Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi.

MNC Group Investor Forum 2021 bertujuan menjadi ajang pertemuan yang bermanfaat bagi emiten maupun investor dari seluruh penjuru dunia

"MNC Group berkomitmen untuk berkontribusi dalam pemulihan ekonomi Indonesia dari situasi menantang pandemi Covid-19. MNC Group percaya di tahun 2021 ada harapan untuk Indonesia kembali bangkit," ungkapnya.

Dia mengajak seluruh pihak untuk berkontribusi dalam pemulihan ekonomi Indonesia. "Tak peduli seberapa kecil, mari kita berkontribusi untuk pemulihan ekonomi negara kita tercinta, Indonesia," tegas Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia dua periode itu.

Menurutnya, sinergitas dibutuhkan agar Indonesia bisa segera bangkit dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19.
"Kami percaya, jika kami bekerja sama dengan pemerintah, bermitra dengan lembaga lain yang punya visi sama, Indonesia akan mampu bangkit dan mengatasi berbagai tantangan saat ini," kata Hary.

Dia berharap, MNC Group Investor Forum yang berlangsung selama dua hari bisa mendatangkan banyak investasi ke Tanah Air, yang dapat mendorong pemulihan ekonomi Indonesia dari berbagai sektor.

"Kami berharap, MNC Group Investor Forum ini dapat menarik lebih banyak investasi langsung ke Indonesia dan memfasilitasi perusahaan-perusahaan lokal untuk membuka peluang ekspansi bisnis global," ungkap Hary.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Hello Jadoo Tampil Perdana...
Hello Jadoo Tampil Perdana di Indonesia, Yuk Meriahkan Liburan Sekolah Bersama Animasi Populer Kesayanganmu
Rekomendasi
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
Infografis
Dampak Pandemi, Ekonomi...
Dampak Pandemi, Ekonomi RI Resmi Minus 5,32% di Kuartal II/2020
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved