Menilik Pukulan PSBB ke Pengusaha Mall, Ritel Modern Minta Vaksinasi

Minggu, 14 Maret 2021 - 10:13 WIB
loading...
Menilik Pukulan PSBB...
Karena pemerintah sudah memvaksin pedagang rakyat, pedagang tradisionil, ritel modern minta agar segara divaksin juga karena jualannya sama, jualan beras, jualan gula juga. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia ( Aprindo ) Roy N Mandey mengatakan, tahun 2020 peritel menjadi salah satu yang terdampak pandemi. Menurutnya, kebijakan pembatasan menjadi faktor ritel sangat terdampak.

“Jadi ritel itu terdampak karena PSBB, PSBB yang ketat, PSBB yang mengunci, menutup mal dan ritel, kemudian juga PSBB yang berkelanjutan ya. Jadi, kita terdampak sekali dengan PSBB karena apa? Karena kita tahu dengan PSBB, maka masyarakat atau konsumen itu diminta untuk stay at home, untuk work from home,” ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta.

Baca Juga: Vaksinasi Bikin Orang Percaya Diri Ngemal Lagi

Roy menjelaskan, dengan adanya kebiasaan baru tersebut secara otomatis membuat kunjungan ke ritel modern atau kunjungan ke mal itu berkurang drastis. Oleh karena itu, produktivitas dari ritel tidak maksimal atau under performed.

“Kenapa kita katakan demikian? Ini didasarkan atas hal yang pertama, misalnya itu dari survei Bank Indonesia (BI) indeks penjual riil kita itu di sepanjang tahun 2020 berada pada situasi pertumbuhan yang minus. Minusnya dimulai dari bulan April-Mei ketika bulan Ramadan, Lebaran tahun lalu itu minusnya sangat signifikan,” jelasnya.

“Disurvei oleh BI indeks penjualan riil kita minus 20,6, bulan Juni minus 17,3, bulan Juli minus 12,6, kemudian bulan Agustus minus 10, dst. Artinya, sepanjang tahun 2020 indeks penjualan riil itu tidak positif. Tapi minus di bawah angka 10% ya. Itu yang membuat dasar daripada produktivitas kita lemah,” tambah dia.

Lanjut Roy, indikator yang kedua adalah indeks kepercayaan konsumen. Di sepanjang tahun 2020 indeks kepercayaan konsumen Indonesia minus di bawah 100, artinya indeks kepercayaan konsumen yang disurvei Bank Indonesia berada di angka 60-80.

“Jadi sangat rendah sekali indeks kepercayaan konsumen, itu membuat konsumen tidak berbelanja. Bagi menengah ke atas menahan belanja, untuk menengah ke bawah kehilangan daya beli. Nah itu yang membuat pertumbuhan ritel sepanjang tahun 2020 ketika tahun 2019 kita masih dipositif 7,8-8%, di tahun 2020 kita bertumbuh rendah sekali ya sekitar positif 1,2-1,5%,” ucap dia.

Baca Juga: Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan

Sementara itu, Roy mengatakan, vaksinasi bagi peritel diharapkan agar segera dilaksanakan. Hal ini dilakukan untuk menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen agar belanja lebih meningkat.

“Karena pemerintah sudah memvaksin pedagang rakyat, pedagang tradisionil, tapi di ritel modern belum. Padahal kalau divaksin segera kan jualannya sama, jualan beras, jualan gula juga. Tapi ritel modern belum divaksin. Diharapkan kalau segera dapat divaksin maka, vaksin gratis, atau vaksin apapun sebutannya, itu dapat menumbuhkan kepercayaan bagi konsumen untuk belanja lebih meningkat,” kata dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rayakan 185 Tahun Bangun...
Rayakan 185 Tahun Bangun 17.000 Toko! Watsons Hadirkan Apresiasi dan Promo Spesial
Dorong Perkembangan...
Dorong Perkembangan Retail Herbal Digital dengan Sistem Modern
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
3 Investor Baru IKN...
3 Investor Baru IKN Siap Tanam Investasi, Bangun Mal hingga Fasilitas Olahraga
Pappajack Soft Opening,...
Pappajack Soft Opening, Momentum DADA Perkuat Portofolio Properti Komersial
Kepri Mall Bertransformasi...
Kepri Mall Bertransformasi Jadi K SQUARE, Hadirkan Konsep Lifestyle Baru di Jantung Kota Batam
Libur Panjang Dongkrak...
Libur Panjang Dongkrak Kunjungan Mal, APPBI Optimistis Sektor Ritel Tetap Bergairah
Iduladha, The Park Pejaten...
Iduladha, The Park Pejaten Bagikan Hewan Kurban bagi Masyarakat Sekitar
Minimarket, Warung,...
Minimarket, Warung, dan Emosi yang Perlu Didisiplinkan
Rekomendasi
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Putra Tri Ramadani Cetak...
Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Indonesia Rebut Emas Lead Pertama di World Climbing Series
Peringati Hari Laut...
Peringati Hari Laut Sedunia 2026, ASDP Bersihkan Lebih dari 13 Ton Sampah Laut dan Pesisir
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved