Antam Berkilau, Laba Meroket 492% di Tengah Pandemi Covid-19

Selasa, 16 Maret 2021 - 10:29 WIB
loading...
Antam Berkilau, Laba...
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kenaikan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan mencatatkan laba lebih tinggi 492,90% dibanding tahun 2019. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan kenaikan laba bersih sepanjang tahun 2020. Pada laporan keuangan kuartal IV-2020 perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,14 triliun atau lebih tinggi 492,90% dibanding tahun 2019 sebesar Rp193,85 miliar.

Baca Juga: KPK Usut Peran Sekjen KKP Antam Novambar Terkait Uang Rp52,3 M

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), penjualan Perseroan di kuartal IV-2020 tercatat sebesar Rp27,37 triliun atau turun 16,33 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp32,71 triliun, dengan laba per saham dasar Rp47,83.

Adapun pendapatan perseroan terdiri atas emas, feronikel, bijih nikel, alumina, bijih bauksit, perak, batubara, logam mulia lainnya. Pendapatan emas tercatat Rp19,35 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp22,46 triliun; feronikel tercatat Rp4,65 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp4,87 triliun; bijih nikel tercatat Rp1,86 triliun atau lebih rendah dari sebelumnya Rp3,70 triliun.

Alumina tercatat Rp583,45 miliar atau lebih tinggi dari sebelumnya Rp547,33 miliar; bijih bauksit tercatat Rp557,24 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp758,04 miliar; perak tercatat Rp146,45 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp151,96 miliar.

Batubara tercatat Rp32,71 miliar atau lebih rendah dari sebelumnya Rp50,40 miliar; logam mulia lainnya tercatat Rp831,50 juta atau lebih rendah dari sebelumnya Rp2,21 miliar.

Baca Juga: Harga Emas Naik Lagi, Termurah Dijual Rp513.500 per Gram

Perseroan mencatatkan adanya penurunan beban pokok pendapatan di kuartal IV-2020 menjadi Rp22,89 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp28,27 triliun. Beban umum dan administrasi juga mengalami penurunan menjadi Rp1,91 triliun dari sebelumnya Rp2,04 triliun dan beban penjualan dan pemasaran juga menurun menjadi Rp533,06 miliar dari sebelumnya Rp1,44 triliun.

ANTM mencatatkan liabilitas sebesar Rp12,69 triliun dan ekuitas Rp19,03 triliun. Adapun total aset perseroan meningkat menjadi Rp31,72 triliun dibanding tahun 2019 sebesar Rp30,19 triliun.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Perkuat Ekosistem Emas...
Perkuat Ekosistem Emas Nasional, Pegadaian dan ANTAM Jalin Sinergi Strategis
Kuartal Pertama 2026,...
Kuartal Pertama 2026, LPKR Bukukan Pendapatan Rp1,80 T dan Laba Bersih Rp107 M
Melesat 55,8%, KPIG...
Melesat 55,8%, KPIG Cetak Laba Bersih Rp94,6 Miliar di Kuartal I-2026
Laba SIG Melonjak 88,7%...
Laba SIG Melonjak 88,7% di Kuartal I-2026 Jadi Rp80 Miliar
Astra Bukukan Laba Rp5,85...
Astra Bukukan Laba Rp5,85 Triliun di Kuartal I-2026
Viral Tambang Meledak...
Viral Tambang Meledak di Bogor, PT Antam: Dokumentasi Penanganan Kondisi Teknis
Ingria Pratama Capitalindo...
Ingria Pratama Capitalindo Bukukan Kenaikan Laba Bersih 34 Persen di Kuartal III/2025
Kejagung Diingatkan...
Kejagung Diingatkan Lebih Hati-hati dalam Menghitung Kerugian Negara
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Berita Terkini
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved