Didominasi Kilang, Investasi Hilir Migas Diramal Terus Naik Hingga 2024

Selasa, 19 Mei 2020 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, saat ini pemerintah terus berbenah guna meningkatkan gairah investasi. Terdapat sejumlah indikator yang mempengaruhi investasi migas yakni sistem birokrasi, stabilitas politik, regulasi perpajakan dan produktivitas tenaga kerja.

Sementara, Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia Pertamina Ignatius Tallulembang mengatakan bahwa selain berkontribusi terhadap peningkatan investasi hilir migas, pembangunan kilang juga bakal meningkatkan serapan tenaga kerja. Pihaknya menyebut pembangunan membutuhkan tenaga kerja hingga mencapai 150.000 orang di masa konstruksi dan 12.000 orang saat kilang beroperasi.

Dari jumlah tersebut, sekitar 30-50% akan dpenuhi dari tenaga kerja lokal atau wilayah pembangunan kilang. Sementara potensi peningkatan devisa dari program pembangunan kilang mencapai USD12 miliar per tahun.

Untuk kapasitas kilang meningkat mencapai 2,1 juta barel per hari (bph) dari saat ini hanya separuh dari itu. Sedangkan kapasitas produksi petrokomia diperkirakan mencapai 12.000 kilo ton per annum (ktpa).

Sebagai informasi, program pembangunan kilang meliputi dua kilang baru di Tuban dan Bontang serta pengembangan kilang di Balongan, Balikpapan, Cilacap, Dumai dan Plaju. Rencananya program pembangunan kilang bakal selesai antara tahun 2025-2026.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Siap Pelihatkan Pabriknya...
Siap Pelihatkan Pabriknya di China, QJMotor Hadir di PRJ 2026
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved