Holding BUMN Perhotelan Ditargetkan Rampung Mei, Ini Progresnya
Rabu, 14 April 2021 - 20:47 WIB
loading...
A
A
A
Hingga saat ini, sudah ada 22 hotel yang akan masuk ke hodling hotel BUMN. Dalam tahap awal holding diperkirakan total aset yang terkumpul mencapai Rp4,7 triliun. “Tahap pertama ada 22 hotel, kurang lebih Rp4,7 triliun,” ucapnya.
Setelah terbentuk, pihaknya akan melakukan renovasi pada hotel-hotel yang dimiliki oleh holding hotel BUMN. Renovasi dan upgrade hotel yang dilakukan ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 tahun.
Baca juga: PHRI Sebut Bisnis Hotel di Jawa Timur Berangsur Pulih
Setelah rampung diharapkan pandemi Covid-19 juga sudah rampung. Sehingga, holding hotel BUMN ini bisa segera mendapatkan pemasukan dari bisnis tersebut. “Sehingga dengan 2 tahun ini diharapkan pandemi sudah berakhir. Kemudian upgrade hotel sudah menjadi sangat baik, sehingga di 2022 holding hotel ini sudah menjadi pendapatan yang cukup baik bagi Wika Realty,” kata Agung.
Setelah pendapatan cukup baik, sambung dia, maka barulah memikirkan untuk rencana melantai di bursa saham atao Initial Public Offering (IPO). Ditargetkan Wika Reality bisa IPO di 2023 mendatang. “Sehingga kita akan merencanakan IPO di 2023,” ucap Agung.
Setelah terbentuk, pihaknya akan melakukan renovasi pada hotel-hotel yang dimiliki oleh holding hotel BUMN. Renovasi dan upgrade hotel yang dilakukan ini diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 2 tahun.
Baca juga: PHRI Sebut Bisnis Hotel di Jawa Timur Berangsur Pulih
Setelah rampung diharapkan pandemi Covid-19 juga sudah rampung. Sehingga, holding hotel BUMN ini bisa segera mendapatkan pemasukan dari bisnis tersebut. “Sehingga dengan 2 tahun ini diharapkan pandemi sudah berakhir. Kemudian upgrade hotel sudah menjadi sangat baik, sehingga di 2022 holding hotel ini sudah menjadi pendapatan yang cukup baik bagi Wika Realty,” kata Agung.
Setelah pendapatan cukup baik, sambung dia, maka barulah memikirkan untuk rencana melantai di bursa saham atao Initial Public Offering (IPO). Ditargetkan Wika Reality bisa IPO di 2023 mendatang. “Sehingga kita akan merencanakan IPO di 2023,” ucap Agung.
(ind)
Lihat Juga :