Mudik Dilarang, Pengusaha: Butuh Kesadaran Masyarakat

Jum'at, 16 April 2021 - 22:10 WIB
loading...
Mudik Dilarang, Pengusaha:...
Ada larangan mudik, masyarakat memilih pulang kampung lebih awal. Foto/SINDOnews/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan melarang masyarakat untuk mudik lebaran pada tahun ini. Tujuannya agar penyebaran virus corona atau Covid-19 bisa ditekan dan tidak melonjak saat momentum libur lebaran nanti.

Menanggapi hal tersebut, Calon Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Arsjad Rasjid mengatakan, larangan mudik ini harus disertai dengan kesadaran masyarakat. Pasalnya, larangan mudik ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari penyebaran virus Covid-19 .

Baca juga: Facebook Jadi Platform Paling Banyak Pengajuan Hoaks Isu Covid-19

“Balik lagi kondisi kesehatan yang saat ini intinya adalah kesadaran dari kita semua,” ujarnya saat ditemui di Kantor Kadin DKI Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Larangan mudik juga menjadi salah satu cara untuk menekan mobilitas masyarakat, sehingga penyebaran virus bisa lebih ditekan atau dikendalikan. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Misalnya dengan memakai masker, rajin mencuci tangan hingga menjaga jarak atau yang biasa disebut 3M.



Arsjad memahami bahwa masyarakat sangat ingin mudik. Namun, kembali lagi, dalam menghadapi pandemi ini kesehatan harus menjadi prioritas utama yang harus diselesaikan.

“Jadi mungkin yang diperlukan adalah kesadaran dari kita semua untuk melihat kondisi kesehatan pada saat ini, untuk beradaptasi dengan keadaan,” tukasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Debat Ketiga Calon Ketua...
Debat Ketiga Calon Ketua Hipmi Menyoroti Investasi, Hilirisasi hingga Pasar Modal
Pengusaha Respons Ekspor...
Pengusaha Respons Ekspor Sawit-Batu Bara lewat PT DSI: Minta Bertahap dan Kepastian Hukum
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Rupiah Berantakan Sentuh...
Rupiah Berantakan Sentuh Rp17.500, Pengusaha Cemaskan Kelangsungan Bisnis
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
2 Pengusaha Penyuap...
2 Pengusaha Penyuap Noel Ebenezer Cs Divonis 1,5 Tahun Penjara, Lebih Rendah dari Tuntutan Jaksa
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
Rekomendasi
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved