Pamor Batubara Terdongkrak Ekonomi China yang Tumbuh 18,3%

Rabu, 21 April 2021 - 11:58 WIB
loading...
Pamor Batubara Terdongkrak...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perekonomian China pada kuartal I/2021 mampu tumbuh sebesar 18,3%. Hal ini ternyata menjadi katalis positif bagi komoditas batubara. Sehingga, saham-saham berbasis batubara pun mulai dikoleksi oleh investor maupun trader pasar modal.

Direktur PT Ekuator Swarna Investama Hans Kwee mengungkapkan, saat ini China memang menjadi pengguna batubara terbesar di dunia. “Ketika ekonomi China bergerak naik ke atas, memang diperkirakan demand terhadap komoditas itu bergerak naik ke atas. Bahkan, beberapa lembaga intenasional menyatakan bahwa harga komoditas ini akan memasuki grand supercycle yaitu kenaikan yang sangat tinggi,” ujarnya dalam acara Market Opening IDX Channel, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Ekonomi China Meroket jadi Pemacu Pemulihan Global

Hans mengatakan, diketahui harga komoditas sempat mencapai puncaknya di tahun 2012 dan 2013. Lalu, seiring dengan kenaikan tersebut harga komoditas cenderung turun.

“Kalau kita lihat pertumbuhan ekonomi dunia dalam periode hampir satu dekade yaitu dari 2012 – 2021, ini cenderung melemah. Dan menyebabkan komoditas termasuk batubara tidak terlalu tinggi,” kata dia.

Namun, kata dia, saat ini keadaan dunia sudah berubah dan China memimpin kenaikan dari pertumbuhan ekonomi. Hans menuturkan, hal tersebut terjadi karena China sudah menang dari pandemi Covid-19.

Baca juga: Juliari Batubara Didakwa Terima Suap Rp32 Miliar dari Proyek Bansos Covid-19

“Di kuartal I dan II mereka sudah menang dari pandemi Covid-19 karena ekonominya pulih dengan cepat. Pada kuartal I/2020 memang mereka sangat jelek ekonominya, karena lockdown yang ketat dilakukan. Akan tetapi, di kuartal sekarang dia sudah recovery,” urainya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Rekomendasi
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved