Ditopang Segmen Residensial, BSDE Raup Prapenjualan Rp2,5 Triliun

Jum'at, 23 April 2021 - 08:58 WIB
loading...
Ditopang Segmen Residensial,...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan prapenjualan sebesar Rp2,5 triliun pada kuartal I/2021. Capaian ini setara dengan 35 persen dari target Perseroan pada tahun ini.

“Pencapaian tersebut setara pertumbuhan 38 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2020. Dengan demikian kami telah mengamankan 35 persen dari target prapenjualan 2021 yakni Rp7 triliun,” ujar Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (23/4/2021).

Dia mengungkapkan, membaiknya kinerja penjualan unit-unit properti tidak lepas dari beberapa faktor seperti program stimulus di bidang properti seperti pembebasan PPN dan DP 0 persen oleh regulator serta program marketing nasional BSDE yakni “Wish fo Home”, yang menawarkan berbagai tambahan diskon dan bonus menarik.

Baca juga: Penyaluran Kredit Baru di Kuartal II/2021 Bakal Meningkat

Segmen Residential merupakan kontributor tertinggi yakni sebesar 69 persen dari total prapenjualan atau sebesar Rp1,7 triliun. Angka ini naik 61 persen apabila dibandingkan dengan kinerja pada periode yang sama tahun 2020 lalu. “Kami selaku pengembang terbesar di Indonesia, optimistis industri properti akan bangkit tahun ini," ucapnya.

Kontributor utama segmen residential bersumber dari area pengembangan yang telah ada termasuk Kiyomi di The Zora, Virginia Arcade dan TabeSpots BSD City, Lyndon di dan Marigold di Nava Park, Miami di Kota Wisata dan Lumihous di Legenda Wisata.

Sedangkan, segmen Commercial mencapai Rp760 miliar mewakili 31 persen dari total prapenjualan. Angka tersebut terdiri dari kavling tanah komersial Rp421 miliar yang sebagian besar terjual di BSD City, Rp81 miliar pada strata title (apartemen) dan Rp258 miliar dari ruko.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
HGII Perkuat Posisi...
HGII Perkuat Posisi di Segmen Hidro, Tulang Punggung EBT Nasional dalam RUPTL 2025–2034
NavaPark Dorong Konsep...
NavaPark Dorong Konsep Healthy Lifestyle lewat Hunian Premium Berbasis Wellness
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Gulung Afrika Selatan 2-0
Berita Terkini
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved