Suku Bunga Kredit Sudah Turun, Meski Tipis-tipis

loading...
Suku Bunga Kredit Sudah Turun, Meski Tipis-tipis
Suku bunga kredit mulai turun untuk semua sektor sehingga diharapkan mendorong pertumbuhan kredit. Foto/Ilustrasi
JAKARTA - Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan bahwa laju suku bunga kredit terus menurun. Dengan demikian, diharapkan permintaan kredit dari sektor usaha akan meningkat.

Wimboh menyebutkan, suku bunga kredit sektor konsumsi turun dari 10,95% (Desember 2020) menjadi 10,90% pada Maret 2021. Pada posisi yang sama, kredit modal kerja turun dari 9,27% menjadi 9,12%. Lalu, kredit investasi turun dari 8,83% menjadi 8,73%.

Baca Juga: Restrukturisasi Kredit Bantu Pelaku Usaha Reopening Kegiatan Ekonomi

"Perekonomian global dan domestik mulai menunjukkan perbaikan dengan berbagai indikator seperti aktivitas industri manufaktur, perekonomian rumah tangga dan penjualan retail yang semakin ekspansif," ujar Wimboh di Jakarta, Kamis (29/4/2021).



Dia menambahkan, neraca perdagangan Maret juga tercatat surplus USD1,56 miliar melanjutkan kinerja positif 10 bulan terakhir. Sementara, laju impor tumbuh 25,7% (month to month) seiring kenaikan aktivitas industri manufaktur.

Stimulus PPnBM, ATMR dan Loan to Value (LTV) untuk kendaraan bermotor dan properti yang dikeluarkan Pemerintah, OJK dan BI juga berhasil mendongkrak laju penjualan mobil pada Maret menjadi 84.900 atau tumbuh 73% (mtm). "Kenaikan juga terlihat pada pertumbuhan KPR, premi asuransi kendaraan bermotor dan properti," tambahnya.

Baca Juga: 10 Petarung Terkaya di Dunia dengan Kekayaan Triliunan

Sebelumnya, OJK sudah meminta industri perbankan untuk meningkatkan implementasi kebijakan stimulus lanjutan POJK No.48/POJK.03/2020 melalui surat edaran No.S-19/D.03/2021 tertanggal 29 Maret 2021 untuk memberikan penjelasan dan penegasan kepada Perbankan dalam melakukan restrukturisasi kredit.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top