Menko Airlangga Ajak Perguruan Tinggi Bersinergi Genjot Daya Saing dan Investasi
Jum'at, 30 April 2021 - 16:59 WIB
loading...
Airlangga Hartarto mengajak perguruan tinggi untuk bersinergi dan melakukan koordinasi yang baik dalam upaya peningkatan daya saing dan investasi untuk pemulihan ekonomi yang semakin baik. Foto/Dok
A
A
A
PALEMBANG - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Airlangga Hartarto mengajak perguruan tinggi untuk bersinergi dan melakukan koordinasi yang baik dalam upaya peningkatan daya saing dan investasi untuk pemulihan ekonomi yang semakin baik.
“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama mewujudkan pemulihan ekonomi melalui sinergi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan perguruan tinggi, terutama dalam bidang peningkatan daya saing dan investasi,” ujar Menko Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).
Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Permudah Izin Investasi agar Bonus Demografi Tak Jadi Masalah
Hal itu diungkapkannya saat menjadi keynote speaker dalam Dialog Diskusi bertajuk ‘Transformasi Ekonomi: Mendorong Investasi di Indonesia Melalui Implementasi UU Cipta Kerja’ di Universitas Sriwijaya Palembang.
Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan, melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat mendatangkan manfaat untuk membangkitkan ekonomi.
Ditambah, kata Menko Airlangga, penanganan Covid-19 terus menghasilkan angka kasus aktif yang semakin membaik diikuti dengan program vaksinasi yang sudah disuntikkan hingga 27 April 2021 yang mencapai lebih dari 19,1 juta dosis. Sehingga momentum pemulihan ekonomi yang sedang berjalan harus tetap dijaga bahkan semakin ditingkatkan lagi.
“Ekonomi Indonesia juga diprediksi rebound di tahun 2021 dan diproyeksikan ekonomi kita akan tumbuh di 4,5 sampai 5,3 persen di tahun 2021 dan 5,4 sampai 6 persen di tahun 2022,” kata Menko Airlangga.
“Saya mengajak kita semua untuk bersama-sama mewujudkan pemulihan ekonomi melalui sinergi dan koordinasi yang baik antara pemerintah dan perguruan tinggi, terutama dalam bidang peningkatan daya saing dan investasi,” ujar Menko Airlangga yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN).
Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Permudah Izin Investasi agar Bonus Demografi Tak Jadi Masalah
Hal itu diungkapkannya saat menjadi keynote speaker dalam Dialog Diskusi bertajuk ‘Transformasi Ekonomi: Mendorong Investasi di Indonesia Melalui Implementasi UU Cipta Kerja’ di Universitas Sriwijaya Palembang.
Lebih lanjut, Menko Airlangga mengatakan, melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi diharapkan dapat mendatangkan manfaat untuk membangkitkan ekonomi.
Ditambah, kata Menko Airlangga, penanganan Covid-19 terus menghasilkan angka kasus aktif yang semakin membaik diikuti dengan program vaksinasi yang sudah disuntikkan hingga 27 April 2021 yang mencapai lebih dari 19,1 juta dosis. Sehingga momentum pemulihan ekonomi yang sedang berjalan harus tetap dijaga bahkan semakin ditingkatkan lagi.
“Ekonomi Indonesia juga diprediksi rebound di tahun 2021 dan diproyeksikan ekonomi kita akan tumbuh di 4,5 sampai 5,3 persen di tahun 2021 dan 5,4 sampai 6 persen di tahun 2022,” kata Menko Airlangga.
Lihat Juga :