Kejar Pertumbuhan Positif di Kuartal II, Ini Strategi Istana
Rabu, 05 Mei 2021 - 14:49 WIB
loading...
Pemerintah telah menyiapkan strategi untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang positif di kuartal II nanti. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2021 -0,74%. Kendati masih terkontraksi, pemerintah meyakini perekonomian sudah berada di jalur menuju pulih.
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta mengatakan, tren pertumbuhan ekonomi sudah menunjukkan arah yang positif dibanding kuartal-kuartal sebelumnya. Karena itu, dia meyakini pada kuartal II nanti pertumbuhan ekonomi akan berada di zona positif.
Baca Juga: Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%
Namun, tegas dia, untuk mencapai target tersebut, maka penanganan pandemi Covid-19 harus dilakukan sesuai protokol kesehatan. Dia pun membeberkan arahan-arahan dari Istana untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
"3M tidak boleh diabaikan, jangan mudik, belanja lebih baik secara online, selain vaksinasi yang akan terus digenjot pemerintah,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (5/5/2021).
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah diminta mempercepat serapan anggarannya masing-masing. "Presiden juga sudah meminta kepala daerah benar-benar mampu meningkatkan investasi swasta di daerahnya agar lapangan kerja ikut tercipta," tegasnya.
Menurutnya, dengan kerja sama yang solid dari banyak pihak tersebut akan membuat konsumsi masyarakat dapat tumbuh tinggi tanpa kembali terganggu dengan pengetatan pembatasan sosial. Selain itu pembangunan terus berjalan dan mendatang investasi.
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Arif Budimanta mengatakan, tren pertumbuhan ekonomi sudah menunjukkan arah yang positif dibanding kuartal-kuartal sebelumnya. Karena itu, dia meyakini pada kuartal II nanti pertumbuhan ekonomi akan berada di zona positif.
Baca Juga: Resmi, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal I 2021 Minus 0,74%
Namun, tegas dia, untuk mencapai target tersebut, maka penanganan pandemi Covid-19 harus dilakukan sesuai protokol kesehatan. Dia pun membeberkan arahan-arahan dari Istana untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi.
"3M tidak boleh diabaikan, jangan mudik, belanja lebih baik secara online, selain vaksinasi yang akan terus digenjot pemerintah,” katanya dalam keterangan pers, Rabu (5/5/2021).
Selain itu, kata dia, pemerintah daerah diminta mempercepat serapan anggarannya masing-masing. "Presiden juga sudah meminta kepala daerah benar-benar mampu meningkatkan investasi swasta di daerahnya agar lapangan kerja ikut tercipta," tegasnya.
Menurutnya, dengan kerja sama yang solid dari banyak pihak tersebut akan membuat konsumsi masyarakat dapat tumbuh tinggi tanpa kembali terganggu dengan pengetatan pembatasan sosial. Selain itu pembangunan terus berjalan dan mendatang investasi.
Lihat Juga :