Mentan SYL Pastikan Jagung Petani di Sulsel Terserap

Minggu, 19 April 2020 - 19:15 WIB
loading...
A A A
“Harga tentunya harus mengacu pada ketentuan, dan tidak ada permainan. Tujuannya supaya tidak ada ruang bagi tengkulak mempermainkan hasil petani. Untuk itu, telah dibentuk satgas mengawasi. Jika ditemukan melanggar maka akan disanksi,” ungkapnya.

Mantan Gubernur Sulsel ini menuturkan, kehadirannya juga sebagai bentuk dukungan seluruh stakeholder terkait bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, memberikan solusi dalam pemenuhan pangan.

“Saya pastikan seluruh kebutuhan pangan aman, komoditas jagung maupun ayam berjalan normatif. Tidak ada kegamangan untuk panen raya jagung khsusunya di Sulsel semua aman. Industri kita yakin dengan kondisi saat ini mereka akan menyerap seluruhnya baik Charoen Pokphand maupun PT Japfa. Mereka siap membeli,” terangnya.

Termasuk, komitmen bahwa ayam peternak akan diserap dan disesuaikan, serta ditampung sesuai proses yang ada. Sehingga dipastikan berita yang beredar jika harga ayam jatuh sama sekali tidak benar.

Sementra itu, berdasarkan data Kementan, memprediksi dalam masa tiga kali panen raya jagung yakni pada bulan Februari-April, Juli-Agustus dan panen ketiga pada bulan November-Desember, jika berdasarkan prognosa Kementan, produksi jagung sepanjang tahun 2020 diperkirakan mencapai 24,16 juta ton. Hal ini membuat stok jagung aman sepanjang tahun 2020.

Terkait produksi pakan, pada tahun 2020 ini diperkirakan produksi pakan mencapai 21,53 juta ton atau tumbuh sekitar 5% dibandingkan produksi pakan tahun 2019 (20,5 juta ton). Proyeksi kebutuhan jagung pada tahun 2020 untuk pabrik pakan sebesar 8,5 juta ton dan untuk peternak sebesar 3,48 juta ton. Oleh karena itu diharapkan tahun 2020 Indonesia dapat surplus jagung.

Sementara itu, Senior Vice President PT CPNI, Christian Tiono memastikan akan mendukung pemerintah melalui Kementan, dengan senantiasa membeli hasil produksi jagung petani dengan ketentuan syarat kadar air, jamur dan beberapa lainnya dipenuhi dengan baik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo-Trump Teken...
Prabowo-Trump Teken Kesepakatan, Ayam hingga Jagung AS Bakal Masuk RI
Mentan Amran Ungkap...
Mentan Amran Ungkap Potensi NTB Jadi Pusat Komoditas Bawang Putih dan Jagung Nasional
Indonesia Larang Impor...
Indonesia Larang Impor Beras, Gula, dan Jagung Mulai 2026
Bangun 100 Gudang Gabah...
Bangun 100 Gudang Gabah dan Jagung Petani, Pemerintah Siapkan Rp5 Triliun
Panen Raya, Prabowo...
Panen Raya, Prabowo Lepas Ekspor Perdana 1.200 Ton Jagung Indonesia ke Malaysia
Bapanas Minta Penyerapan...
Bapanas Minta Penyerapan Beras dan Jagung oleh Bulog Dikawal Ketat
Apkarindo Gelar Rembug...
Apkarindo Gelar Rembug Petani Karet dan Ketahanan Pangan Jagung di Kaltim
Benih Berkualitas Angkat...
Benih Berkualitas Angkat Hasil Panen Jagung Petani Jateng
Polri Distribusikan...
Polri Distribusikan 1.765 Ton Jagung ke Gudang Bulog
Rekomendasi
IPB University dan Pesantren...
IPB University dan Pesantren Darunnajah 14 Gelar Pelatihan Produk Unggulan Pesantren
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026 dan Sikap Santai Infantino: Kenapa Dulu Coret Indonesia?
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved