Melonjak 89,51% JamSyar Bukukan Laba Rp35,4 M di Kuartal I/2021

Selasa, 11 Mei 2021 - 18:54 WIB
loading...
Melonjak 89,51% JamSyar...
Jamkrindo Syariah mencetal laba Rp35,4 miliar di kuartal I/2021. Fotio/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) hingga April 2021 berhasil membukukan laba sebesar Rp35,4 miliar atau naik 89,51% (YoY). Ada pun pada tahun sebelumnya laba yang diraih sebesar Rp18,7 miliar.

Target laba yang ditetapkan JamSyar pada tahun 2021 adalah sebesar Rp99,36 miliar atau tumbuh sebesar 125% dari tahun 2020. Sampai dengan April 2021, JamSyar telah meraih 35,6% dari target.

Baca Juga: Ini Produk Jamkrindo Syariah yang Populer Saat Pandemi

“Kami bersyukur dapat terus secure, survive dan sustain dengan ditunjukkan melalui pencapaian pertumbuhan bisnis yang terus berkembang hingga saat ini,” ungkap Direktur Utama PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) Gatot Suprabowo dalam siaran persnya, Selasa (11/5/2021).

Di samping pencapaian laba tersebut, Jamsyar juga mencatat pertumbuhan kinerja bisnis yang memuaskan dimana volume penjaminan mencapai Rp15,3 triliun atau meningkat 47,46% dari Rp10,3 triliun. Kemudian, IJK Accrual meningkat sebesar Rp182 miliar dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp69 miliar.

Sedangkan untuk IJK Cash Basis, JamSyar membukukan Rp306 miliar. “Pada periode yang sama tahun sebelumnya, Jamsyar baru membukuka IJK Cash Basis sebesar Rp108 miliar,” kata Gatot.

Jamsyar juga mengalami peningkatan aset dari Rp1,2 triliun menjadi Rp1,7 triliun. Sedangkan dari sisi ekuitas, JamSyar mencatat Rp718 miliar, dimana ekuitas pada tahun sebelumnya adalah sebesar Rp648 miliar.

“Pencapaian kinerja tersebut dikontribusi oleh pencapaian penjaminan bersih hingga April 2021 adalah sebesar 34%. Dengan efisiensi biaya berada pada tingkat pencapaian sebesar 23,79%,” jelas Gatot.

Baca Juga: Batalion Sepik Siap Perang dengan Indonesia, Ini Respons Resmi PNG

Dia menjelaskan, pencapaian kinerja dan efisiensi biaya ini dapat dilakukan oleh JamSyar dengan melakukan optimalisasi IT dan digitalisasi penjaminan. “Kami optimistis dan percaya diri untuk mencapai rencana bisnis yang telah ditetapkan di tahun 2021 ini. Pada tahun 2021 ini, fokus segmentasi portofolio yang dijamin oleh JamSyar adalah pada Penjaminan Pembiayaan PEN dan Penjaminan Non Cash Loan (Kontra Bank Garansi & Surety Bond),” imbuh Gatot.

Sebagai bentuk dukungan JamSyar dalam keikutsertaannya pada program Pemerintah, khususnya PEN, hingga saat ini JamSyar telah menjamin lebih dari 957.000 jumlah nasabah yang terdampak pandemi dengan total volume pembiayaan yang dijamin sebesar Rp4,74 triliun.

“Program PEN ini dilakukan JamSyar melalui kerja sama penjaminan Pembiayaan Modal Kerja PEN Bersama dengan 10 Bank Penyalur Pembiayaan Modal Kerja PEN,” paparnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Cara Akses eKinerja...
Cara Akses eKinerja BKN dan Membuat SKP ASN dengan Mudah, Simak Panduannya
Survei Lemkapi: Kepuasan...
Survei Lemkapi: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Polri Capai 80,1%
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Peluang...
Brasil vs Maroko: Peluang Selecao Kalahkan Singa Atlas Capai 58,6 Persen
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
Berita Terkini
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved