Bursa Caketum Kadin, Sandiaga Tegaskan Pemerintah Netral

Rabu, 19 Mei 2021 - 21:31 WIB
loading...
Bursa Caketum Kadin,...
Menparekraf Sandiaga Uno saat menerima perwakilan Kadin. Foto/SINDOnews/Ferdi Rantung
A A A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menegaskan pemerintah bersikap netral dalam kontestasi Calon Ketua Umum (Caketum) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) periode 2021-2026.

Pernyataan itu diungkapkan dalam silaturahmi dan diskusi dengan perwakilan Kadin dan asosiasi sektor Pariwisata di Kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) hari ini.

Sandiaga menyatakan, siapapun yang nantinya terpilih sebagai ketua umum Kadin diharapkan bisa meningkatkan kerja sama dan kolaborasi dengan pemerintah. Sebab, ini menurutnya telah diatur dalam Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1987.

"Jadi saya tadi memberikan pandangan kepada pak Rosan Roeslani (Ketua Umum Kadin) bahwa pemerintah akan netral karena undang-undangnya jelas. Siapapun yang ada di Kadin kita akan sambut, karena kadin itu adalah mitra pemerintah," kata Sandi, Rabu (19/5/2021).

Baca juga: Ekonomi Bali Minus, Menparekraf Apresiasi Kadin Gelar Munas di Bali

Menurut dia, Kadin didirikan berdasarkan undang-undang nomor 1 tahun 1987 sebagai mitra kerja pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja. Oleh karena itu, kerja sama yang baik harus dipertahankan.

"Sebagai mitra kami harap munas (musyawarah nasional) Kadin yang akan diselenggarakan di Bali mampu meningkatkan kinerja kolaborasi kita bersama," tandasnya.

Sebagai informasi, Munas Kadin rencananya akan digelar di Pulau Dewata pada awal bulan depan, di mana salah satu mata agendanya adalah pemilihan caketum Kadin. Dalam bursa calon ketua umum Kadin ini terdapat dua kandidat yakni Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid.

"Ajang pemilihan ketua ini jangan cuma ajang pemilihan saja, tapi menyiapkan program yang betul-betul dibutuhkan dalam menghadapi pandemi. Munas ini jangan terlalu memecah belah kita. Yang jadi musuh bersama kita saat ini ada pandemi Covid-19," tuturnya.

Baca juga: Kemahalan, Kadin Sebut Penetapan Harga Vaksinasi Gotong Royong Berdasarkan Hasil Survei

Khusus di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, Sandi berharap kemitraan ini akan mampu menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat yang sangat tertekan.

Berdasarkan data Kemenparekraf, ada 34 juta lebih jiwa yang kehilangan mata pencaharian, lalu 48,9% pelaku usaha menutup usahanya, dan UMKM 70% kehilangan pendapatan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Rekomendasi
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Veloz Hybrid EV Keliling...
Veloz Hybrid EV Keliling Sulawesi 40 Hari Nonstop, Untuk Apa?
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
Berita Terkini
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved