Pentingnya Literasi Digital Bagi UMKM Agar Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri
Rabu, 26 Mei 2021 - 06:31 WIB
loading...
A
A
A
“Sebab onboarding saja tidak cukup, karena cumaperkenalkan. Tingkatkan produk sangat penting, saya harapkan entrepreneur muda membantu, inovasi yang bisa kita terapkan kepada 64 juta UMKM,” kata dia.
Selain literasi, ia pun menekankan para UMKM untuk terus meningkatkan inovasi. Menurut dia, inovasi harus selalu dilakukan agar tidak membuat para pelaku UMKM cepat merasa puas dengan hasil yang ada.
![Pentingnya Literasi Digital Bagi UMKM Agar Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri]()
Sementara itu, Direktur Utama Sirclo, Brian Marshal juga senada. Menurut dia, inovasi dari para pelaku UMKM dapat melahirkan konten yang menarik. Ia mengatakan, perkembangan suatu brand saat ini salah satunya karena ditopang oleh konten yang dapat menarik para konsumen.
“Saya lihat (UMKM) banyak belum ke arah sana. Barang difoto pakai handphone ala kadarnya, packing ala kadarnya, pasti akan kalah jauh dengan konten yang Instagram frendly. Brandingnya di ranah digital yang masih jadi kendala,” kata dia.
Lalu, sambung dia, literasi digital juga tidak bisa dipandang hanya sekedar alat semata. Kendati demikian, juga harus dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan produk dan mengenal budaya baru.
Pada kesempatan yang sama, FounderKuloGrup, MichelleCaroline Sulistyo mengatakan,memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan penjualan akan sangat bermanfaat.
Selain literasi, ia pun menekankan para UMKM untuk terus meningkatkan inovasi. Menurut dia, inovasi harus selalu dilakukan agar tidak membuat para pelaku UMKM cepat merasa puas dengan hasil yang ada.

Sementara itu, Direktur Utama Sirclo, Brian Marshal juga senada. Menurut dia, inovasi dari para pelaku UMKM dapat melahirkan konten yang menarik. Ia mengatakan, perkembangan suatu brand saat ini salah satunya karena ditopang oleh konten yang dapat menarik para konsumen.
“Saya lihat (UMKM) banyak belum ke arah sana. Barang difoto pakai handphone ala kadarnya, packing ala kadarnya, pasti akan kalah jauh dengan konten yang Instagram frendly. Brandingnya di ranah digital yang masih jadi kendala,” kata dia.
Lalu, sambung dia, literasi digital juga tidak bisa dipandang hanya sekedar alat semata. Kendati demikian, juga harus dipandang sebagai upaya untuk meningkatkan kesiapan produk dan mengenal budaya baru.
Pada kesempatan yang sama, FounderKuloGrup, MichelleCaroline Sulistyo mengatakan,memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan penjualan akan sangat bermanfaat.
Lihat Juga :