Bangun Rumah Lebih Hijau Bisa Hemat Sepertiga Pendapatan Keluarga Berpenghasilan Rendah
Sabtu, 29 Mei 2021 - 00:22 WIB
loading...
Dengan investasi 3-7% dalam membangun rumah yang lebih hijau di Indonesia dapat membantu keluarga berpenghasilan rendah menghemat sepertiga dari pendapatan per bulan, ini menurut studi terbaru Bank Dunia dan South Pole. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menurut studi terbaru yang didanai Bank Dunia dan dilakukan oleh South Pole, membangun rumah ramah lingkungan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Indonesia tidak secara signifikan meningkatkan biaya konstruksi. Namun, investasi seperti itu dapat menghemat penggunaan energi dan juga air yang berujung pada pengurangan tagihan air dan listrik secara signifikan.
”Manfaat pembangunan perumahan hijau berpenghasilan rendah bagi lingkungan dan masyarakat berpenghasilan rendah tidak bsia diragukan lagi. Pemerintah berencana untuk membangun perumahan keberlanjutan sebagai inti dari program rumah yang terjangkau dan akan terus mendukung pembangunan konstruksi hijau di seluruh negeri, selain Program Satu Juta Rumah,” kata Direktur Jenderal Pembiayaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Eko Heri Poerwanto.
Baca Juga: Pemkot Jakut Bangun Rumah Ramah Lingkungan
Didukung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, penelitian yang dilakukan Bank Dunia dan South Pole menunjukkan bahwa dengan investasi 3-7% dalam membangun rumah yang lebih hijau di Indonesia dapat membantu keluarga berpenghasilan rendah menghemat sepertiga dari pendapatan per bulan setiap tahun.
Dukungan kepada Pemerintah Indonesia untuk membangun dan menyediakan rumah ramah lingkungan yang terjangkau merupakan salah satu perhatian khusus Bank Dunia.
”Manfaat pembangunan perumahan hijau berpenghasilan rendah bagi lingkungan dan masyarakat berpenghasilan rendah tidak bsia diragukan lagi. Pemerintah berencana untuk membangun perumahan keberlanjutan sebagai inti dari program rumah yang terjangkau dan akan terus mendukung pembangunan konstruksi hijau di seluruh negeri, selain Program Satu Juta Rumah,” kata Direktur Jenderal Pembiayaan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Eko Heri Poerwanto.
Baca Juga: Pemkot Jakut Bangun Rumah Ramah Lingkungan
Didukung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, penelitian yang dilakukan Bank Dunia dan South Pole menunjukkan bahwa dengan investasi 3-7% dalam membangun rumah yang lebih hijau di Indonesia dapat membantu keluarga berpenghasilan rendah menghemat sepertiga dari pendapatan per bulan setiap tahun.
Dukungan kepada Pemerintah Indonesia untuk membangun dan menyediakan rumah ramah lingkungan yang terjangkau merupakan salah satu perhatian khusus Bank Dunia.
Lihat Juga :