Pembangunan Kilang Tuban Butuh Dukungan Akses Distribusi Hingga Insentif
Senin, 31 Mei 2021 - 22:25 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional Djoko Priyono mengatakan, pembangunan proyek kilang baru atau Grass Root Refinery Tuban (GRR Tuban) membutuhkan beberapa dukungan mulai dari akses distribusi, sambungan listrik, hingga insentif.
Pertama, akses distribusi melalui high speed road dan rel kereta api. Ini mengacu pada Perpres Nomor 80 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan yang dimaksud.
Akses guna pengiriman produk bervolume tinggi secara sustain. Akses yang dimaksud juga termasuk perbaikan dan perluasan infrastruktur jalan kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Baca juga: Molor, Kilang Baru Pertamina di Tuban Ditargetkan Beroperasi 2027
"Saat ini kami sedang melaksanakan studi kelayakan pengembangan infrastruktur tol dan rel oleh LAPI ITB, berkoordinasi dengan kementerian terkait, yaitu BKPM, PUPR, dan Perhubungan," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Senin (31/5/2021).
Pertama, akses distribusi melalui high speed road dan rel kereta api. Ini mengacu pada Perpres Nomor 80 Tahun 2019 Tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan yang dimaksud.
Akses guna pengiriman produk bervolume tinggi secara sustain. Akses yang dimaksud juga termasuk perbaikan dan perluasan infrastruktur jalan kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Baca juga: Molor, Kilang Baru Pertamina di Tuban Ditargetkan Beroperasi 2027
"Saat ini kami sedang melaksanakan studi kelayakan pengembangan infrastruktur tol dan rel oleh LAPI ITB, berkoordinasi dengan kementerian terkait, yaitu BKPM, PUPR, dan Perhubungan," ujarnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VII DPR, Senin (31/5/2021).
Lihat Juga :