Saat Garuda Indonesia Ditindih Masalah, Harga Sahamnya Bergerak 'Anomali'
Jum'at, 04 Juni 2021 - 09:07 WIB
loading...
A
A
A
"Karena hari ini pasar saham kembali melanjutkan kenaikan, bisa saja pelaku pasar memanfaatkan pelemahan sebelumnya untuk masuk dengan mengesampingkan sentimen-sentimen yang ada di GIAA," ujar Reza kepada MNC Portal Indonesia, Jumat (4/6/2021).
Reza menambahkan, beberapa kabar yang berasal dari Garuda Indonesia memang menjadi sentimen negatif bagi kinerja perusahaan yang disadari terimbas dari adanya pandemi Covid-19.
"Air Asia yang penerbangan low cost aja juga terkena dampaknya. Jadi, memang adanya imbas pandemi ini membuat industri penerbangan secara umum mengalami penurunan," tambah Reza.
Dia menuturkan, adanya opsi penyelamatan bagi GIAA memang diperlukan jika memang GIAA mau dipertahankan sebagai maskapai kebanggaan nasional.
"Entah itu melalui restrukturisasi utang atau transformasi bisnis ke bisnis selain penumpang dengan mengoptimalkan anak-anak usahanya atau opsi lain yang diharapkan bisa membantu GIAA untuk bisa minimal bertahan, dan ke depan kita harapkan bisa membaik," ucapnya.
Reza menambahkan, beberapa kabar yang berasal dari Garuda Indonesia memang menjadi sentimen negatif bagi kinerja perusahaan yang disadari terimbas dari adanya pandemi Covid-19.
"Air Asia yang penerbangan low cost aja juga terkena dampaknya. Jadi, memang adanya imbas pandemi ini membuat industri penerbangan secara umum mengalami penurunan," tambah Reza.
Dia menuturkan, adanya opsi penyelamatan bagi GIAA memang diperlukan jika memang GIAA mau dipertahankan sebagai maskapai kebanggaan nasional.
"Entah itu melalui restrukturisasi utang atau transformasi bisnis ke bisnis selain penumpang dengan mengoptimalkan anak-anak usahanya atau opsi lain yang diharapkan bisa membantu GIAA untuk bisa minimal bertahan, dan ke depan kita harapkan bisa membaik," ucapnya.
Lihat Juga :