Ini Strategi Tetap Cuan Saat Taper Tantrum, Simak IG Live MNC Sekuritas Pukul 20.00!
Kamis, 24 Juni 2021 - 10:49 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Taper tantrum diprediksi menjadi salah satu sentimen negatif yang harus dihadapi oleh perekonomian Indonesia di tahun depan. Efek dari kebijakan Bank Sentral AS, The Federal Reserve (The Fed) ini dapat mendorong adanya aliran modal asing keluar Indonesia.
Taper tantrum pernah terjadi pada tahun 2013, di mana terjadi lonjakan imbal hasil surat berharga AS. The Fed pada saat itu, mengurangi laju pembelian obligasi US Treasury untuk mengurangi jumlah uang beredar.
Baca juga: Pekan Depan Tiga Emiten Mantap Melantai di Bursa
Berdasarkan pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa Bank Indonesia akan menurunkan laju pembelian obligasi pemerintah dan melakukan peningkatan rate suku bunga untuk menjaga nilai fundamental rupiah.
Namun yang harus diperhatikan adalah psikologi pasar mengakibatkan capital outflow secara besar-besaran, bila hanya memandang dari sentimen saja, tanpa memperhatikan fundamental value dari asset price yang ada di Indonesia.
Taper tantrum pernah terjadi pada tahun 2013, di mana terjadi lonjakan imbal hasil surat berharga AS. The Fed pada saat itu, mengurangi laju pembelian obligasi US Treasury untuk mengurangi jumlah uang beredar.
Baca juga: Pekan Depan Tiga Emiten Mantap Melantai di Bursa
Berdasarkan pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengungkapkan bahwa Bank Indonesia akan menurunkan laju pembelian obligasi pemerintah dan melakukan peningkatan rate suku bunga untuk menjaga nilai fundamental rupiah.
Namun yang harus diperhatikan adalah psikologi pasar mengakibatkan capital outflow secara besar-besaran, bila hanya memandang dari sentimen saja, tanpa memperhatikan fundamental value dari asset price yang ada di Indonesia.
Lihat Juga :