Menko Airlangga: 120 Ribu PMI Sudah Manfaatkan Kartu Prakerja
Jum'at, 25 Juni 2021 - 16:43 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 turut berimbas pada pembatasan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di beberapa negara pada tahun 2020. Hal tersebut berdampak pada penurunan jumlah penempatan PMI pada tahun 2020 sebesar 59% dan penurunan remitansi sebesar 17,5% dibanding tahun 2019.
Dengan adanya pembatasan tersebut, para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang belum bisa berangkat disarankan untuk mengasah keterampilannya lagi, misalnya dengan mengikuti program Kartu Prakerja.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan data tahun 2020 hampir 120.000 PMI telah memanfaatkan program Kartu Prakerja. “Dengan upskilling melalui prakerja, CPMI akan lebih berkualitas dan memiliki nilai lebih tinggi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/6/2021).
Baca juga: Kemnaker Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran yang Dideportasi Malaysia
Dia menambahkan, diperlukan penguatan kebijakan pelindungan PMI dan keluarga, terutama dalam hal penanganan keberangkatan dan kepulangan PMI pada masa pandemi dalam rangka penanggulangan Covid-19 secara global serta selanjutnya untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Dengan adanya pembatasan tersebut, para calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang belum bisa berangkat disarankan untuk mengasah keterampilannya lagi, misalnya dengan mengikuti program Kartu Prakerja.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, berdasarkan data tahun 2020 hampir 120.000 PMI telah memanfaatkan program Kartu Prakerja. “Dengan upskilling melalui prakerja, CPMI akan lebih berkualitas dan memiliki nilai lebih tinggi,” ujarnya di Jakarta, Jumat (25/6/2021).
Baca juga: Kemnaker Fasilitasi Pemulangan 145 Pekerja Migran yang Dideportasi Malaysia
Dia menambahkan, diperlukan penguatan kebijakan pelindungan PMI dan keluarga, terutama dalam hal penanganan keberangkatan dan kepulangan PMI pada masa pandemi dalam rangka penanggulangan Covid-19 secara global serta selanjutnya untuk mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Lihat Juga :