BEI Akan Terapkan 'Terapi' Baru Terhadap Saham-Saham Bermasalah

Kamis, 01 Juli 2021 - 18:20 WIB
loading...
BEI Akan Terapkan Terapi...
Foto/ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengimplementasikan efek yang diperdagangkan dalam pemantauan khusus. Langkah itu dilakukan untuk meningkatkan perlindungan terhadap investor ,sekaligus meningkatkan transparansi kondisi fundamental perusahaan tercatat.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi menjelaskan, latar belakang dan juga tujuan dari pengembangan dan implementasi perdagangan efek dalam pemantauan khusus adalah untuk meningkatkan perlindungan terhadap para investor, khusunya investor ritel dalam melakukan investasi saham di pasar modal Indonesia.

Baca juga:PPKM Darurat di Tangsel, Salat Idul Adha Ditiadakan Sementara

"Yaitu dengan meningkatkan transparansi atas kondisi fundamental dari perusahaan tercatat serta menjaga agar perdagangan efek bagi perusahaan-perusahaan yang memiliki karakteristik khusus ini dapat tetap dilakukan secara teratur, wajar, dan juga efisien," ujar Hasan dalam acara Edukasi Wartawan Terkait Implementasi Efek yang Diperdagangkan dalam Pemantauan Khusus secara virtual, Kamis (1/7/2021).

Hasan menambahkan, mengenai kebijakan tersebut, pihaknya berinisiatif untuk membuatkan kriteria atas efek-efek yang dipandang perlu untuk mendapatkan perhatian khusus dari para investor sebelum mereka memutuskan untuk berinvestasi pada efek-efek tersebut.

"Tujuan lain tentu kami juga memandang perlunya memberikan suatu tahapan dalam penggunaan tindakan yang dilakukan oleh bursa terhadap perusahaan tercatat atau saham-saham yang mengalami kondisi atau memenuhi kriteria catatan khusus tertentu," kata dia.

Baca juga:5 Ramalan Mbak You yang Terbukti, Pernikahan Artis hingga Pandemi COVID-19

Hasan menyebut, jika biasanya BEI melakukan tindakan berupa suspensi terhadap saham tertentu yang dianggap melanggar, maka melalui implementasi perdagangan efek dalam pemantauan khusus ini nantinya saham-saham yang dimaksud akan izinkan untuk dapat tetap diperdagangkan dengan pembedaan khusus.

"Implementasi dari perdagangan efek dalam pemantauan khusus ini nantinya diharapkan bisa menjadi jawaban atas keinginan atau keluhan baik dari sisi investor, anggota bursa, maupun terutama dari perusahaan tercatat kita yang selama ini harus menerima tindakan langsung berupa suspensi atas saham-sahamnya," ucapnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Confeti Love hingga...
Confeti Love hingga Moonlit Blush, Ini Makna di Balik Pendant Koleksi Baru Nagita Slavina x ISAGO
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved