Public Expose Bukalapak, Mantan Menristek hingga Putri Gus Dur Yenny Wahid Jadi Komisaris
Jum'at, 09 Juli 2021 - 11:08 WIB
loading...
A
A
A
Rachmat menambahkan, Bukalapak didirikan 11 tahun lalu secara sederhana tetapi dengan mimpi dan visi yang besar walaupun dimulai dari kamar kost kecil dengan modal Rp80.000. Bukalapak didirikan dengan mimpi untuk memberdayakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui teknologi.
"Kami bermimpi setiap orang bisa punya akses jual beli yang adil dan merata, kami ingin membantu terciptanya affair economy for all," kata dia.
Bukalapak menyadari bahwa masalah yang dihadapi UMKM Indonesia itu sangat kompleks dan beragam, dimana banyak UMKM yang sulit berkembang karena tidak memiliki akses terhadap permodalan dan layanan jasa keuangan.
Selain itu, terdapat kendala logistik dan infrastruktur yang sering dihadapi oleh UMKM terutama di luar kota-kota besar yang membuat akses terhadap pasar, pelanggan, dan suplai menjadi tidak merata dan juga masih banyak UMKM yang belum tersentuh teknologi dan sistem manajemen yg modern sehingga mereka masih harus menjalankan usahanya secara tradisional.
"Itu lah masalah yang ingin kami pecahkan dan tantangan yang ingin kami atasi, bagaimana membuat teknologi siapa yang dapat mendorong UMKM naik kelas dan membantu melayani masyarakat yang saat ini belum terlayani," ucapnya.
Baca juga: Bukalapak Mau IPO, Intip Bocoran Laporan Keuangannya!
"Kami bermimpi setiap orang bisa punya akses jual beli yang adil dan merata, kami ingin membantu terciptanya affair economy for all," kata dia.
Bukalapak menyadari bahwa masalah yang dihadapi UMKM Indonesia itu sangat kompleks dan beragam, dimana banyak UMKM yang sulit berkembang karena tidak memiliki akses terhadap permodalan dan layanan jasa keuangan.
Selain itu, terdapat kendala logistik dan infrastruktur yang sering dihadapi oleh UMKM terutama di luar kota-kota besar yang membuat akses terhadap pasar, pelanggan, dan suplai menjadi tidak merata dan juga masih banyak UMKM yang belum tersentuh teknologi dan sistem manajemen yg modern sehingga mereka masih harus menjalankan usahanya secara tradisional.
"Itu lah masalah yang ingin kami pecahkan dan tantangan yang ingin kami atasi, bagaimana membuat teknologi siapa yang dapat mendorong UMKM naik kelas dan membantu melayani masyarakat yang saat ini belum terlayani," ucapnya.
Baca juga: Bukalapak Mau IPO, Intip Bocoran Laporan Keuangannya!
Lihat Juga :