KSI Diresmikan Menteri BUMN, Selanjutnya Pasang Target Bisnis 5 Tahun ke Depan
Rabu, 14 Juli 2021 - 23:06 WIB
loading...
A
A
A
"Subholding ini juga harus dapat memanfaatkan peluang investasi ke Indonesia yang memerlukan dukungan kawasan industri dengan fasilitas terintegrasi dan berstandar internasional,” sambungnya.
Subholding KSI yang area pengelolaan kawasannya terbesar di Indonesia tersebut, nantinya akan bergerak di layanan kawasan industri terintegrasi dengan empat area utama. Yakni kawasan industri, penyediaan energi, penyediaan air industri, dan pelabuhan.
Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim mengutarakan, subholding sarana Infrastruktur memiliki pondasi yang kuat secara finansial. Empat perusahaan itu memiliki total pendapatan Rp3,4 triliun dan nilai EBITDA sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2020.
Diharapkan target pencapaian secara bisnis keseluruhan akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan kawasan industri di Indonesia.
“Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel ini diproyeksikan dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp 7,8 triliun di lima tahun mendatang. Sementara itu, EBITDA subholding sarana infrastruktur diproyeksikan meningkat mencapai Rp 2,2 triliun pada 2025," ujarnya.
Subholding KSI yang area pengelolaan kawasannya terbesar di Indonesia tersebut, nantinya akan bergerak di layanan kawasan industri terintegrasi dengan empat area utama. Yakni kawasan industri, penyediaan energi, penyediaan air industri, dan pelabuhan.
Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim mengutarakan, subholding sarana Infrastruktur memiliki pondasi yang kuat secara finansial. Empat perusahaan itu memiliki total pendapatan Rp3,4 triliun dan nilai EBITDA sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2020.
Diharapkan target pencapaian secara bisnis keseluruhan akan terus berkembang seiring dengan pertumbuhan kebutuhan kawasan industri di Indonesia.
“Subholding Sarana Infrastruktur Krakatau Steel ini diproyeksikan dapat menghasilkan pendapatan hingga Rp 7,8 triliun di lima tahun mendatang. Sementara itu, EBITDA subholding sarana infrastruktur diproyeksikan meningkat mencapai Rp 2,2 triliun pada 2025," ujarnya.
Lihat Juga :