Meninggal Terpapar Covid-19, Ahli Waris Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac Terima Santunan Jamsostek

Jum'at, 16 Juli 2021 - 08:56 WIB
loading...
Meninggal Terpapar Covid-19,...
Dua karyawan Bio Farma mendapat klaim santunan dari BPJamsostek. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kepala Divisi Surveilans dan Riset Klinis PT Bio Farma Novilia Sjafri Bachtiar yang meninggal karena terpapar Covid-19 beserta satu karyawan lainnya mendapat klaim santunan dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek senilai ratusan juta rupiah.

Santunan klaim yang diberikan kepada dua karyawan Bio Farma tersebut mencapai Rp425 juta. Selain itu, BP Jamsostek juga memberikan beasiswa pendidikan kepada anak ahli waris senilai puluhan juta rupiah. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis dari pejabat BPJamsostek kepada ahli waris, disaksikan direksi Bio Farma dan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah.

Dalam keterangan resminya, Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, santunan yang diberikan merupakan klaim dari Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP). Selain itu anak dari masing-masing peserta juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BP Jamsostek.

"Santunan yang diberikan untuk dua karyawan Bio Farma yang meninggal dunia sebesar Rp425 juta. Ini merupakan bukti dari manfaat perlindungan yang diberikan kepada pekerja dan keluarganya," kata Anggoro, dikutip Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Terpapar COVID-19, Kepala Uji Klinis Vaksin Sinovac PT Bio Farma dr Novilia Meninggal Dunia

Deputi Direktur BPJamsostek Wilayah Jawa Barat, Dodo Suharto menambahkan, BPJamsostek berusaha untuk memberikan manfaat yang sebesar besarnya kepada pekerja dan keluarganya.

Pencairan santunan kepada ahli waris tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran bagi seluruh pekerja tentang pentingnya manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami (BPJS Ketenagakerjaan) selalu berkomitmen untuk memberikan perlindungan kepada seluruh pekerja Indonesia. Ini demi terciptanya kesejahteraan bagi Pekerja dan keluarganya,” tuturnya.

Baca juga: Inilah Vaksin Terbaik yang Dapat Meningkatkan Imunitas

Hingga pertengahan 2021 BPJamsostek telah menggelontorkan dana hingga Rp10,6 miliar untuk membantu penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Anggaran tersebut didistribusikan dalam bentuk bantuan barang kepada para pekerja terdampak pandemi.

Anggaran itu diberikan dalam bentuk 123.000 multivitamin, 6.858 APD, 619.000 masker, serta 100.000 bahan pangan bergizi yang didistribusikan melalui Kantor Wilayah dan Kantor Cabang di seluruh Indonesia. Selain itu bantuan promotif preventif juga diberikan dalam bentuk pelatihan ahli K3, APD dan lainnya.

BPJamsostek juga memberikan bantuan berupa 2.000 paket safety kit kepada pekerja di Kota Bandung. “Ini bagian penting bagi kami untuk mendukung para pekerja. Karena kita melihat selama ini sektor retail, merupakan sektor yang penting, dan sektor ini tereskpos risiko yang tinggi,” ucap Anggoro.

Program ini awalnya ditujukan untuk meminimalisir angka kecelakaan kerja, namun dengan kondisi pandemi yang berkepanjangan, BPJamsostek melakukan penyesuaian dengan lebih memfokuskan pelaksanaan program dalam bentuk bantuan penanggulangan Covid-19 di lingkungan kerja.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Tarik Dana JHT BPJS...
Tarik Dana JHT BPJS Ketenagakerjaan Dipotong Pajak, Purbaya Buka Suara
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan...
Jasa Raharja-BPJS Ketenagakerjaan Integrasikan Aplikasi untuk Percepat Penjaminan Korban Kecelakaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Kembali Buka Rekrutmen Karyawan, Cek Posisi Apa Saja
Menko Cak Imin Resmi...
Menko Cak Imin Resmi Lantik Dirut BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026-2031
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Peduli Sumatera Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp3,1 Miliar
Dapot Hutagalung Dorong...
Dapot Hutagalung Dorong Persyaratan Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Dipersulit
Loker Besar-Besaran...
Loker Besar-Besaran BPJS Ketenagakerjaan 2026 Resmi Dibuka Hari Ini, Penempatan Seluruh Indonesia
Penetapan Kepemimpinan...
Penetapan Kepemimpinan Baru BPJS Ketenagakerjaan Periode 2026 - 2031
Rekomendasi
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Berita Terkini
Pasar Potensial Industri...
Pasar Potensial Industri Pembiayaan, Chailease Finance Dukung Pertumbuhan UKM Bandung
BPDP Dukung Jakarta...
BPDP Dukung Jakarta Fiscal Forum 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Rumah BUMN SIG di Rembang...
Rumah BUMN SIG di Rembang Catat Transaksi Rp6,9 Miliar
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Infografis
6 Orang Meninggal dalam...
6 Orang Meninggal dalam Sepekan, Covid-19 di Jakarta Terkendali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved