Dunia Internasional Dukung Industri Rokok Elektrik Kembangkan Produk Rendah Risiko

Jum'at, 30 Juli 2021 - 05:36 WIB
loading...
A A A
Produk RELX tidak hanya diproduksi di bawah kendali kualitas yang ketat dan diuji menggunakan standar Eropa dan yang diterima secara internasional, tetapi juga bersertifikat RoHS, bersertifikat CE, bersertifikat CB, dan memiliki emisi uap yang sepenuhnya mengikuti standar AFNOR XP D90-300 3 Prancis, sebuah standar sukarela bermutu tinggi untuk produk vape.

Ahli kesehatan public dan otoritas kesehatan di beberapa negara juga mengkampanyekan adaptasi pendekatan rendah resiko tersebut.

Otoritas kesehatan di Inggris contohnya, mereka merekomendasikan penggunaan rokok elektrik sebagai salah satu alat bantu berhenti merokok dan telah melihat setidaknya 50.000 perokok berhenti merokok setiap tahunnya dengan bantuan rokok elektrik.

Selain itu, Swis sebagai negara di mana snus (sejenis tembakau oral dengan tingkat toksikan rendah yang beredar di Swedia dan Norwegia) akan segera menggantikan rokok. Dorongan yang kuat itu dilakukan karena negara tersebut melihat angka kematian akibat tembakau yang paling rendah di Eropa.

Penjualan rokok di Jepang juga sudah turun sepertiga sejak produk tembakau yang dipanaskan datang ke pasar.

Beberapa ahli yang hadir saat forum tersebut juga menyampaikan temuan terkait prevalensi rokok global. Meskipun prevalensi merokok telah berkurang secara global selama tiga dekade terakhir, kasusnya meningkat untuk pria di 20 negara dan untuk wanita di 12 negara.

Hanya 10 negara yang merupakan dua pertiga dari populasi perokok dunia: China, India, Indonesia, AS, Rusia, Bangladesh, Jepang, Turki, Vietnam, dan Filipina. Satu dari tiga perokok tembakau (341 juta) tinggal di China.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
Cukai Hasil Tembakau...
Cukai Hasil Tembakau Tidak Naik Tahun Depan Disambut Pelaku Usaha IHT
Industri Kretek Terancam,...
Industri Kretek Terancam, P3M Usulkan Transisi Regulasi Bertahap
Lindungi 6 Juta Pekerja,...
Lindungi 6 Juta Pekerja, Pengusaha Rokok Tagih Kepastian Tarif Cukai
Wacana Tambah Layer...
Wacana Tambah Layer Cukai Rokok Dinilai Tanpa Kajian, Awas Jadi Bumerang
Larangan Bahan Tambahan...
Larangan Bahan Tambahan Rokok Dinilai Tekan Industri Kretek, Bisa Picu PHK Massal
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Produk Tembakau Alternatif,...
Produk Tembakau Alternatif, Guru Besar Unpad: Bukan Pintu Masuk bagi Non-Perokok
Rekomendasi
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Jadwal Lengkap Piala...
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Berita Terkini
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Infografis
Produk Halal Indonesia...
Produk Halal Indonesia Makin Dikenal dan Diminati Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved