Dapat Beasiswa dari Sandiaga, Anak Pedagang Kecil dari Medan Hingga Papua Bahagia
Minggu, 01 Agustus 2021 - 18:00 WIB
loading...
A
A
A
Pada kesempatan itu, Sandiaga menegaskan kepada anak-anak Indonesia untuk terus giat belajar demi meraih cita-cita. Dia juga meyakinkan bahwa setiap masalah pasti akan terselesaikan.
“Jadilah agen perubahan. Jadilah agen pembaharuan. Jadilah bagian dari pembangunan kita. Rajin belajar, hargai pemberian ini dari Allah dan yakinlah bahwa badai pasti berlalu,” tandasnya.
Adapun kategori penerima beasiswa yang layak mendapat bantuan ini adalah anak pedagang kaki lima, belum terjangkau bantuan, terdampak PPKM level 4 dan aktif belajar virtual di masa pandemi Covid-19.
Salah satu penerima beasiswa, Rizka Anissa Mawaddah asal Medan mengaku senang mendapat pemberian dari Menparekraf dan Kahmipreuner itu. Dia mengatakan, selama pandemi Covid-19 ditambah dengan pembatasan kegiatan masyarakat, penghasilan orang tuanya dari berjualan jus menurun.
“Dengan adanya pembatasan jam, jualan orang tua saya jadi berkurang. Seharusnya bisa dapat Rp200 ribu, namun sekarang sehari hanya bawa pulang uang Rp100 ribu pun susah. Jadi, uang beasiswa ini nanti mau saya pakai untuk melunasi SPP yang sudah nunggak lima bulan,” ucapnya.
Baca juga: Manado Geger! Pedagang Asongan Berjualan di Ruang Isolasi COVID-19
“Jadilah agen perubahan. Jadilah agen pembaharuan. Jadilah bagian dari pembangunan kita. Rajin belajar, hargai pemberian ini dari Allah dan yakinlah bahwa badai pasti berlalu,” tandasnya.
Adapun kategori penerima beasiswa yang layak mendapat bantuan ini adalah anak pedagang kaki lima, belum terjangkau bantuan, terdampak PPKM level 4 dan aktif belajar virtual di masa pandemi Covid-19.
Salah satu penerima beasiswa, Rizka Anissa Mawaddah asal Medan mengaku senang mendapat pemberian dari Menparekraf dan Kahmipreuner itu. Dia mengatakan, selama pandemi Covid-19 ditambah dengan pembatasan kegiatan masyarakat, penghasilan orang tuanya dari berjualan jus menurun.
“Dengan adanya pembatasan jam, jualan orang tua saya jadi berkurang. Seharusnya bisa dapat Rp200 ribu, namun sekarang sehari hanya bawa pulang uang Rp100 ribu pun susah. Jadi, uang beasiswa ini nanti mau saya pakai untuk melunasi SPP yang sudah nunggak lima bulan,” ucapnya.
Baca juga: Manado Geger! Pedagang Asongan Berjualan di Ruang Isolasi COVID-19
Lihat Juga :