Bonus Ngucur Lagi untuk Greysia/Apriyani, Sang Pelatih Ikut Kecipratan
Rabu, 04 Agustus 2021 - 18:09 WIB
loading...
Greysia Polii/Apriyani Rahayu. Foto: Twitter Badmintontalk
A
A
A
JAKARTA - Kemenangan pasangan ganda puteri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang sukses meraih medali emas dalam cabang olahraga bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2020, masih menjadi pembicaraan hangat di kalangan publik Tanah Air. Apresiasi mengalir deras dari berbagai kalangan, termasuk para dermawan yang dengan senang hati memberikan hadiah atau bonus kepada dua atlet berprestasi itu.
Bonus kali ini datang dari Bareksa dan OVO. Presiden Direktur Bareksa dan OVO, Karaniya Dharmasaputra menyatakan akan membukakan tabungan investasi berupa reksa dana dengan nilai masing-masing Rp125 juta kepada atlet bulu tangkis kebanggaan Indonesia itu.
“Kami berharap tabungan investasi reksa dana tersebut dapat berbuah dan bertumbuh untuk masa depan mereka,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Menurut dia, pemberian investasi reksa dana yang diberikan kepada mereka sebagai bentuk apresiasi dari hasil kerja yang luar biasa. Lantaran, masa depan atlet secara finansial sangat penting melihat periode produktif seorang atlet sangat terbatas waktunya.
Bonus kali ini datang dari Bareksa dan OVO. Presiden Direktur Bareksa dan OVO, Karaniya Dharmasaputra menyatakan akan membukakan tabungan investasi berupa reksa dana dengan nilai masing-masing Rp125 juta kepada atlet bulu tangkis kebanggaan Indonesia itu.
“Kami berharap tabungan investasi reksa dana tersebut dapat berbuah dan bertumbuh untuk masa depan mereka,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Kisah Greysia Polii: Skandal Olimpiade 2012, Pensiun, Tragedi, Emas Olimpiade 2020
Menurut dia, pemberian investasi reksa dana yang diberikan kepada mereka sebagai bentuk apresiasi dari hasil kerja yang luar biasa. Lantaran, masa depan atlet secara finansial sangat penting melihat periode produktif seorang atlet sangat terbatas waktunya.
Lihat Juga :