BI: Investor Ritel Domestik Bisa Menjadi Pembiayaan Ekonomi
Jum'at, 13 Agustus 2021 - 14:50 WIB
loading...
Jumlah investor ritel domestik yang terus meningkat diharapkan dapat menjadi alternatif pembiayaan ekonomi. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebutkan bahwa pertumbuhan investor ritel di Indonesia menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Bahkan, para investor ritel ini diyakini menjadi potensi besar bagi pembiayaan ekonomi.
Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh bertambahnya jumlah investor ritel di Indonesia pada Juni 2021 tumbuh sebesar 125% menjadi sebanyak 5,6 juta orang, dibandingkan dengan tahun 2019 sebanyak 2,5 juta orang.
Baca Juga: Investor Milenial Meledak, Awas Jangan Hanya Mengikuti Tren
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengajak seluruh generasi muda, khususnya milenial, untuk berkontribusi di pasar keuangan dengan menjadi investor di negeri sendiri.
"Semakin besarnya kontribusi investor domestik, maka pembiayaan pembangunan akan lebih mudah diperoleh dan stabilitas sistem keuangan akan semakin terjaga dalam menghadapi ketidakpastian global," katanya di Jakarta, Jumat (13/9/2021)
Namun, Destry mengingatkan bahwa potensi investor domestik, terutama investor ritel, harus diiringi dengan pemahaman yang memadai tentang berbagai instrumen keuangan serta bagaimana berinvestasi dan mengelola keuangan secara bijak dan cerdas.
"Pelaksanaan Like It merupakan salah satu upaya bersama untuk meningkatkan literasi keuangan kepada generasi muda dan masyarakat dalam rangka memperbesar basis investor ritel serta mengembangkan pasar keuangan di Indonesia," ujarnya.
Peningkatan tersebut ditunjukkan oleh bertambahnya jumlah investor ritel di Indonesia pada Juni 2021 tumbuh sebesar 125% menjadi sebanyak 5,6 juta orang, dibandingkan dengan tahun 2019 sebanyak 2,5 juta orang.
Baca Juga: Investor Milenial Meledak, Awas Jangan Hanya Mengikuti Tren
Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengajak seluruh generasi muda, khususnya milenial, untuk berkontribusi di pasar keuangan dengan menjadi investor di negeri sendiri.
"Semakin besarnya kontribusi investor domestik, maka pembiayaan pembangunan akan lebih mudah diperoleh dan stabilitas sistem keuangan akan semakin terjaga dalam menghadapi ketidakpastian global," katanya di Jakarta, Jumat (13/9/2021)
Namun, Destry mengingatkan bahwa potensi investor domestik, terutama investor ritel, harus diiringi dengan pemahaman yang memadai tentang berbagai instrumen keuangan serta bagaimana berinvestasi dan mengelola keuangan secara bijak dan cerdas.
"Pelaksanaan Like It merupakan salah satu upaya bersama untuk meningkatkan literasi keuangan kepada generasi muda dan masyarakat dalam rangka memperbesar basis investor ritel serta mengembangkan pasar keuangan di Indonesia," ujarnya.
Lihat Juga :