Protecting and Empowering, Fokus Perayaan Harpelnas BPJS Ketenagakerjaan Tahun Ini
Rabu, 08 September 2021 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
Anggoro yang melayani langsung peserta di Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek misalnya, mengawali kegiatan dengan menyapa para peserta yang hadir. Kemudian dilanjutkan dengan melayani peserta dalam melakukan klaim JHT.
Menurut Anggoro, BPJAMSOSTEK berkomitmen untuk selalu memberikan Customer Experience yang baik kepada pelanggan untuk menjaga loyalitas dengan membangun budaya pelayanan terbaik. Sejalan dengan tema yang diusung, Anggoro menjelaskan pentingnya pekerja atau ahli warisnya memiliki semangat yang baik dan dibekali dengan keterampilan yang mumpuni agar setelah menerima santunan, dana yang diterima bisa lebih produktif dan ahli waris tetap mandiri.
Anggoro juga menjelaskan bahwa selama masa pandemi, BPJAMSOSTEK memberlakukan layanan hybrid, yaitu layanan di Kantor Cabang dan melalui layanan Online yaitu Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik). Berdasarkan data per Agustus 2021, jumlah klaim jaminan mencapai 1,65 juta pengajuan klaim. Sementara nominal klaim yang disalurkan oleh BPJAMSOSTEK mencapai Rp25,65 Triliun secara nasional yang meningkat sebesar 10,8% dari periode tahun sebelumnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggoro juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris dua orang pekerja. Masing-masing anak dari pekerja tersebut juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BPJAMSOSTEK. Berdasarkan keterangan, besaran santunan kematian yang diterima sebesar Rp42 juta, belum termasuk bantuan beasiswa anak maksimal Rp174 juta.
Masih dalam rangkaian perayaan Harpelnas tahun 2021, BPJAMSOSTEK juga menggelar beragam kegiatan, diantaranya lomba video pendek dengan tema "Jaminan Perlindunganku" yang diikuti oleh ratusan peserta dengan hadiah total sebesar Rp50 juta.
Menurut Anggoro, BPJAMSOSTEK berkomitmen untuk selalu memberikan Customer Experience yang baik kepada pelanggan untuk menjaga loyalitas dengan membangun budaya pelayanan terbaik. Sejalan dengan tema yang diusung, Anggoro menjelaskan pentingnya pekerja atau ahli warisnya memiliki semangat yang baik dan dibekali dengan keterampilan yang mumpuni agar setelah menerima santunan, dana yang diterima bisa lebih produktif dan ahli waris tetap mandiri.
Anggoro juga menjelaskan bahwa selama masa pandemi, BPJAMSOSTEK memberlakukan layanan hybrid, yaitu layanan di Kantor Cabang dan melalui layanan Online yaitu Lapak Asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik). Berdasarkan data per Agustus 2021, jumlah klaim jaminan mencapai 1,65 juta pengajuan klaim. Sementara nominal klaim yang disalurkan oleh BPJAMSOSTEK mencapai Rp25,65 Triliun secara nasional yang meningkat sebesar 10,8% dari periode tahun sebelumnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggoro juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris dua orang pekerja. Masing-masing anak dari pekerja tersebut juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BPJAMSOSTEK. Berdasarkan keterangan, besaran santunan kematian yang diterima sebesar Rp42 juta, belum termasuk bantuan beasiswa anak maksimal Rp174 juta.
Masih dalam rangkaian perayaan Harpelnas tahun 2021, BPJAMSOSTEK juga menggelar beragam kegiatan, diantaranya lomba video pendek dengan tema "Jaminan Perlindunganku" yang diikuti oleh ratusan peserta dengan hadiah total sebesar Rp50 juta.
Lihat Juga :