Kejahatan Digital Marak, BI dan Perbankan Tekankan Kewaspadaan

Rabu, 08 September 2021 - 16:36 WIB
loading...
Kejahatan Digital Marak,...
Kejahatan digital yang marak membuat masyarakat harus meningkatkan kewaspadaannya. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Perkembangan teknologi digital telah menjangkau berbagai aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya dengan kehadiran layanan perbankan digital.

Tidak hanya menawarkan kenyamanan dan kemudahan, aspek keamanan juga menjadi fokus utama yang terus dikembangkan oleh berbagai penyedia layanan perbankan digital melalui penggunaan teknologi keamanan berlapis.

Baca juga: Industri Perbankan Nasional Baik-baik Saja, Tapi Awas Ada Penyakit Dalam

Anton Daryono, Direktur Pengawasan Sistem Pembayaran dan Pengawas Spesialis-DSSK (Departemen Surveilans Sistem Keuangan) Bank Indonesia (BI), mengatakan melihat akselerasi digital yang semakin cepat tentunya harus diikuti dengan kewaspadaan.

"Ini karena beragam modus kejahatan siber yang terus berkembang. Semoga edukasi mengenai keamanan perbankan dan pentingnya menjaga data pribadi semakin diterima oleh masyarakat yang lebih luas lagi,” ungkap Anton di Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Melihat kondisi ini industri perbankan meminta masyarakat semakin berhati-hati, karena oknum pencuri akan selalu melihat celah-celah kelemahan.

Senior Vice President Marketing Communication BCA mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada nasabah. “Aset sosial media, aset komunikasi, dan aset website media lain untuk sama-sama kita gunakan (untuk) manfaatkan edukasi secara konsisten, sebab modus-modus baru akan bermunculan," katanya.

Pihak BCA juga telah mempersiapkan kampanye tentang edukasi mengenai keamanan data pribadi.

Sementara itu, Digital Banking Head Bank BTPN Irwan S. Tisnabudi menambahkan, menjaga kerahasiaan data pribadi merupakan tanggung jawab bersama antara perbankan dan nasabah. Data seperti PIN, pasword, email dan sebagainya sebaiknya tidak dibagikan kepada orang-orang yang tidak dikenal.

Baca juga: Bumi Bocor! Air Danau Terbesar di Turki Menghilang

“Contoh kita memberikan pin, customer bisa set password. Kita juga melakukan beberapa proses kritikal memberikan one time password (OTP) semua itu tidak ada gunanya kalau data OTP digunakan (oleh) oknum,” tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
BI Sangkal Cadangan...
BI Sangkal Cadangan Devisa Terkuras, Masih di Atas Standar IMF
Rupiah Terus Melemah,...
Rupiah Terus Melemah, BI Keluarkan Lima Jurus Tambahan
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Rekomendasi
Tembus 40 Juta Views,...
Tembus 40 Juta Views, Adu Mekanik Sound Jadi Konten Paling Berkesan bagi Yongshun
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Berita Terkini
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Ekonom: Kebijakan BI...
Ekonom: Kebijakan BI dan Pemerintah Memperkuat Rupiah Sudah Tepat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved