Kolaborasi Kemenparekraf dengan PNM Dongkrak Daya Saing Produk Ekraf Cirebon

Kamis, 09 September 2021 - 22:25 WIB
loading...
Kolaborasi Kemenparekraf...
Demi meningkatkan daya saing produk-produk ekonomi kreatif Kabupaten Cirebon, Kemenparekraf turut serta memberikan pendampingan hingga akses keuangan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Demi meningkatkan daya saing produk-produk ekonomi kreatif ( ekraf ) Kabupaten Cirebon , Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) turut serta memberikan pendampingan, pemasaran, hingga akses keuangan kepada para pelaku ekraf.

Baca juga: Pedagang Pasar Johar Bisa Kembali Berjualan Mulai 24 September 2021

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, produk-produk ekonomi kreatif di Kabupaten Cirebon punya potensi besar untuk berkiprah lebih jauh mengenalkan produknya kepada masyarakat Indonesia. Jadi perlu disinergikan dengan pemasaran agar lebih memiliki daya saing. Seperti melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

“Bukan Gernas BBI saja, tapi kami juga akan mendorong baik dari akses keuangan, pendampingan, pemasaran, dan juga desa wisata," jelasnya saat berkunjung ke cabang PNM di Cirebon, Kamis (9/9/2021).

Menurut Menteri Sandi, kini pihaknya tengah berkolaborasi dengan Permodalan Nasional Madani (PNM) untuk memudahkan para pelaku ekonomi di Cirebon mendapat akses pemasaran sehingga mampu meningkatkan daya saing produk ekrafnya. Ia berharap, ke depan para pelaku ekraf Cirebon bisa menjadi mitra bagi PNM.

Sandi juga bercerita, nasabah PNM yang saat ini mencapai 10,7 juta mampu menjadi sebuah ekosistem untuk membangkitkan perekonomian bangsa sehingga para pelaku ekraf bisa membuka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya.

"Ada 190 ribu nasabah Mekaar dan Ulam yang nilainya hampir Rp500 miliar yang ada di sini. Rata-rata bisnis mereka mengalami penurunan lantaran PPKM. Sebagian sudah bisa beradaptasi dengan teknologi, sebagiannya lagi perlu diberikan pendampingan sehingga produk-produk kreatif bisa menjadi produk unggulan," katanya.

Baca juga: KTM Butuh Penguji, Dani Pedrosa Batal Tampil di MotoGP San Marino 2021

Lebih lanjut, ia menerangkan PNM sendiri memberikan akses permodalan bagi nasabah Mekaar dari Rp2,5 juta-Rp10 juta, kemudian bagi nasabah Ulam Rp25 juta-Rp250 juta. Akses permodalan itu diberikan bagi nasabah tanpa ada agunan yang diberikan ke PNM.

"Di sinilah kolaborasi kami dengan PNM, agar 190 ribu nasabah lebih baik menjadi nasabah Ulam. Setelah menjadi nasabah Ulam mereka bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya," tutur Sandi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Kemenko PM: Kasus Amsal...
Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman bagi Inovasi Ekonomi Kreatif
Menekraf Teuku Riefky...
Menekraf Teuku Riefky Dorong Musisi Lokal Eksis di Panggung Global
Dorong Kemandirian,...
Dorong Kemandirian, UMB Asah Kreativitas Siswa Disabilitas lewat Ekonomi Kreatif
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Rekomendasi
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved