Menlu Retno Marsudi Angkat Pentingnya Ekraf di Sela-sela Sidang Umum PBB
Sabtu, 25 September 2021 - 19:20 WIB
loading...
A
A
A
Dalam pertemuan tersebut Retno mengatakan, ekonomi kreatif adalah solusi inovatif dalam menyikapi pandemi dan mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional. Di masa pandemi seperti saat ini dibutuhkan terobosan untuk menciptakan lapangan pekerjaan, mempekerjakan wanita dan anak muda, serta mengentaskan kemiskinan.
"Di sinilah peran penting ekonomi kreatif yang menyumbang lebih dari 30 juta pekerja di dunia, di mana setengahnya adalah perempuan. Di Indonesia sendiri, ekonomi kreatif mempekerjakan 14,3% tenaga kerja Indonesia," ungkapnya.
Di masa pandemi seperti ini, kata Retno, industri kreatif terbukti mampu bukan saja bertahan, namun juga tumbuh dan berkembang. Untuk itu dibutuhkan kondisi yang kondusif bagi berkembangnya industri ekonomi kreatif.
"Ini adalah tanggung jawab Pemerintah yang diharapkan dapat dilakukan melalui beberapa hal: membuat kebijakan dan peraturan untuk memacu inovasi; memberikan akses terhadap pembiayaan; memfasilitasi digitalisasi dan penetrasi pasar di luar negeri; dan mengembangkan sumber daya manusia," urainya.
"Aset terbaik dari industri ekonomi kreatif adalah sumber daya manusia," tegasnya.
"Di sinilah peran penting ekonomi kreatif yang menyumbang lebih dari 30 juta pekerja di dunia, di mana setengahnya adalah perempuan. Di Indonesia sendiri, ekonomi kreatif mempekerjakan 14,3% tenaga kerja Indonesia," ungkapnya.
Di masa pandemi seperti ini, kata Retno, industri kreatif terbukti mampu bukan saja bertahan, namun juga tumbuh dan berkembang. Untuk itu dibutuhkan kondisi yang kondusif bagi berkembangnya industri ekonomi kreatif.
"Ini adalah tanggung jawab Pemerintah yang diharapkan dapat dilakukan melalui beberapa hal: membuat kebijakan dan peraturan untuk memacu inovasi; memberikan akses terhadap pembiayaan; memfasilitasi digitalisasi dan penetrasi pasar di luar negeri; dan mengembangkan sumber daya manusia," urainya.
"Aset terbaik dari industri ekonomi kreatif adalah sumber daya manusia," tegasnya.
Lihat Juga :