Hai Bunda, Beli Susu Kental Manis Aman Kok Buat Diseduh
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 17:33 WIB
loading...
BPOM baru-baru ini telah mengklarifikasi bahwa susu kental manis aman buat diseduh asalkan penyajiannya sesuai anjuran. FOTO/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Belakangan ini konsumen utamanya para ibu dibuat resah dengan kabar bahwa susu kental manis berbahaya apabila disajikan dengan diseduh buat anak-anak. Sebagai konsumen tentunya khawatir dengan kabar tersebut.
Namun bunda tak perlu risau lagi dengan kabar tersebut. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini telah mengklarifikasi bahwa susu kental manis aman buat diseduh asalkan penyajiannya sesuai anjuran.
"Rasanya diseduh bukan jadi masalah, karena hampir semua produk susu memiliki penyajian yang dilarutkan di dalam air hangat," kata ahli gizi dan nutrisi produk dari Universitas Indonesia Cindiawati J. Pudjiadi, di Jakarta, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga: BPOM Larang Susu Kental Manis Diseduh, Ini Alasannya
Namun demikian, pihaknya menyarankan kepada konsumen perlunya mengetahui kebutuhan nutrisi dan tentunya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Tidak hanya itu, menyaring informasi juga penting agar tidak termakan hoaks karena banyak mitos dan pemahaman yang asumtif yang kini berkeliaran di media sosial.
Namun bunda tak perlu risau lagi dengan kabar tersebut. Pasalnya, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) baru-baru ini telah mengklarifikasi bahwa susu kental manis aman buat diseduh asalkan penyajiannya sesuai anjuran.
"Rasanya diseduh bukan jadi masalah, karena hampir semua produk susu memiliki penyajian yang dilarutkan di dalam air hangat," kata ahli gizi dan nutrisi produk dari Universitas Indonesia Cindiawati J. Pudjiadi, di Jakarta, Jumat (1/10/2021).
Baca Juga: BPOM Larang Susu Kental Manis Diseduh, Ini Alasannya
Namun demikian, pihaknya menyarankan kepada konsumen perlunya mengetahui kebutuhan nutrisi dan tentunya tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Tidak hanya itu, menyaring informasi juga penting agar tidak termakan hoaks karena banyak mitos dan pemahaman yang asumtif yang kini berkeliaran di media sosial.
Lihat Juga :