alexametrics

IHSG Diprediksi Reli, Simak 6 Saham Rekomendasi Analis

loading...
IHSG Diprediksi Reli, Simak 6 Saham Rekomendasi Analis
IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diprediksi akan melanjutkan penguatan atau reli. Kemarin IHSG ditutup menguat 1,98% atau 93,89 poin ke level 4.847,5.

Analis dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan berdasarkan rasio fibonacci, support maupun resistance berada pada 4.747,88 hingga 4.975,54. Sementara indikator MACD maupun RSI menunjukkan sinyal positif.

"Di sisi lain, terlihat beberapa pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi bullish continuation pada pergerakan IHSG, sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," kata Nafan Aji di Jakarta, Rabu (3/6/2020). Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut.



1. AALI

Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area 7.350 – 7.650, dengan target harga secara bertahap di level level 7.100 dan 6.750. Resistance: 8.000.

2. ADHI

Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 510 – 520, dengan target harga secara bertahap di level 530, 545, 565, 610 dan 655. Support: 474.

3. BBTN

Terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 900 – 925, dengan target harga secara bertahap di level 940, 970, 990 dan 1.080. Support: 900, 860, 830 & 720.

4. CPIN

Terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area level 5.800 – 6.000, dengan target harga di level 5.325. Resistance: 6.200.

5. MEDC

Terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 444 – 452, dengan target harga secara bertahap di 472, 494, 525, 595 dan 665. Support: 440 & 420.

6. TOWR

Terlihat pola shooting star candle yang mengindikasikan adanya potensi aksi profit taking pada pergerakan harga saham. “Sell on strength” pada area level 970 – 1.010, dengan target harga di level 900. Resistance: 1.050.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top