Luhut Akui Sulitnya Pemutakhiran One Map Mangrove
Kamis, 14 Oktober 2021 - 08:20 WIB
loading...
A
A
A
“Sebelumnya Bapak Presiden dalam beberapa kesempatan menyampaikan kepada dunia bahwa Indonesia sedang melakukan rehabilitasi mangrove seluas sekitar 600.000 hektare. Untuk itu perlu dibangun persemaian mangrove skala besar," tambahnya.
Sementara itu, dari aspek ekologi dan ekonomi, mangrove dapat menyerap dan menyimpan karbon lebih besar dari hutan tropis.
Baca juga: 3 Tahun Disetubuhi, Gadis Bekasi Jadi Budak Nafsu Pegawai Pasar Kranji
"Pada kesempatan kali ini saya ingin menggarisbawahi tentang pentingnya one map mangrove sebagai basis data aksi rehabilitasi mangrove dan diharapkan mampu menghasilkan informasi geo-spasial secara akurat dan akuntabel," ungkapnya.
Menurut Luhut, mangrove menjadi tumpuan bagi pemutakhiran pendataan untuk menjadi referensi bagi kementerian lembaga (K/L) lainnya Meskipun demikian, ia tetap menyadari betapa sulit melakukan pemutakhiran one map mangrove agar kredibel di mata pengguna jasa.
Sementara itu, dari aspek ekologi dan ekonomi, mangrove dapat menyerap dan menyimpan karbon lebih besar dari hutan tropis.
Baca juga: 3 Tahun Disetubuhi, Gadis Bekasi Jadi Budak Nafsu Pegawai Pasar Kranji
"Pada kesempatan kali ini saya ingin menggarisbawahi tentang pentingnya one map mangrove sebagai basis data aksi rehabilitasi mangrove dan diharapkan mampu menghasilkan informasi geo-spasial secara akurat dan akuntabel," ungkapnya.
Menurut Luhut, mangrove menjadi tumpuan bagi pemutakhiran pendataan untuk menjadi referensi bagi kementerian lembaga (K/L) lainnya Meskipun demikian, ia tetap menyadari betapa sulit melakukan pemutakhiran one map mangrove agar kredibel di mata pengguna jasa.
(uka)
Lihat Juga :