Berlaku Mulai Hari Ini, Lion Air Tawarkan Harga Tes PCR Rp195.000

Jum'at, 29 Oktober 2021 - 13:25 WIB
loading...
Berlaku Mulai Hari Ini, Lion Air Tawarkan Harga Tes PCR Rp195.000
Lion Air Group yang menawarkan tes PCR seharga Rp195.000. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menyusul diturunkannya tarif harga tes PCR oleh pemerintah ke level Rp275.000-Rp300.000, sejumlah maskapai penerbangan menawarkan tes PCR dengan tarif murah sebagai upaya menarik penumpang.

Setelah Garuda Indonesia yang kemarin mengumumkan tarif PCR seharga Rp260.000 yang berlaku hingga Desember, hari ini giliran Lion Air Group yang menawarkan harga tes PCR yang murah yaitu Rp195.000.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, diturunkannya harga tersebut sebagai bentuk dukungan maskapai untuk mempercepat pemulihan ekonomi serta membantu mengakomodir kebutuhan uji kesehatan Covid-19.

"Tawaran harga tes PCR ini berlaku mulai hari ini dan dilayani secara khusus di mitra jejaring fasilitas kesehatan Daya Dinamika Sarana Medika (DDSM) dan SWABAJA," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (29/10/2021).

Baca juga: Jokowi Turunkan Harga Tes PCR Jadi Rp275 Ribu, Siapa Untung Siapa Buntung?

Khusus wilayah Jabodetabek, imbuh Danang, ketentuan tersebut berlaku bila calon penumpang berangkat dari Bandara Soekarno Hatta serta Bandara Halim Perdanakusuma.



Sementara, bagi calon penumpang di wilayah Medan, Batam, Semarang, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Manado, akan dilayani pada fasilitas kesehatan sebagai berikut:
- Daya Dinamika Sarana Medika (DDSM), Medan.
- Mitra Medika, Medan
- Satu Laboratorika Utama (SWABAJA), Batam
- Satu Laboratorika Utama (SWABAJA), Semarang
- Satu Laboratorika Utama (SWABAJA), Surabaya
- Unicare Medical Clinic, Bali
- Satu Laboratorika Utama (SWABAJA), Makassar
- Rumah Sakit Umum Daerah Provinsi Sulawesi Utara (RS ODSK), Manado.

"Pada wilayah ini tes PCR dikenakan tarif Rp225 ribu, dan hanya dilayani jika penumpang berangkat dari Bandara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Bandara Internasioinal Hang Nadim di Batam, Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani di Semarang, Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros dan Bandara Internasional Sam Ratulangi, di Manado," urainya.

Baca juga: Kantongi Izin, Pelita Air Belum Tetapkan Rute Penerbangan Berjadwal
Halaman :
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2446 seconds (10.55#12.26)