Revisi APBN, Pemerintah Butuh Restu dan Dukungan DPR

Kamis, 04 Juni 2020 - 13:23 WIB
loading...
Revisi APBN, Pemerintah...
Ppemerintah perlu meminta persetujuan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat merevisi postur APBN. Foto/Ilustrasi gedung DPR
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terpaksa harus kembali merevisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun ini dalam rangka merespon dampak akibat pandemi Covid-19.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kemenkeu Febrio Kacaribu menjelaskan, landasan hukum perombakan APBN mengacu pada Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang sudah ditetapkan sebagai UU Nomor 2 Tahun 2020. Sebab, dalam menjaga perekonomian di tengah situasi yang tidak normal diperlukan kecepatan dalam memberikan landasan hukum.

Dalam hal ini, pemerintah perlu meminta persetujuan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) saat merevisi postur APBN. Febrio mengungkapkan, rapat kerja Kemenkeu dengan Komisi XI DPR terakhir dilakukan pada Selasa (2/6) lalu.

"Rapat dari jam 11 pagi sampai jam 9 malam. Kita dengarkan semua aspirasi dari konstituen, dari teman-teman di DPR. Kemudian kita bicarakan sampai detil semuanya dan kita mendapatkan dukungan kuat dari DPR. Ini yang kita butuhkan, di satu sisi kita butuh gerak cepat sebagai pengambil kebijakan dan pastikan memang sesuai dengan apa yang dibutuhkan masyarakat oleh konstituen kita,” kata Febrio di Jakarta, Kamis (4/6/2020). (Baca : APBN 2020 Direvisi, Belanja Kementerian dan Lembaga Dipotong Rp50 Triliun )

Febrio menjelaskan tiga postur yakni pertama, APBN yang dijalankan sebelum adanya wabah Covid-19. Kedua. postur sesuai Perpres Nomor 54 Tahun 2020. Ketiga, postur pengubahan atau revisi Perpres 54 tahun 2020. "Kalau bisa disahkan, waktu tidak lama, seminggu dua minggu kita sudah punya 3 postur,” katanya.

Dia menambahkan, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan selama vaksin Covid-19 belum ditemukan. Sebab, selama vaksin tersebut belum ada segala aspek kehidupan masih diliputi ketidakpastian.

“Krisis sektor kesehatan, kalau vaksin belum ditemukan kita masih akan hidup dalam ketidakpastian itu. Makanya kita sambil berusaha ngurus Covid, kemudian gimana dampak terhadap sosial, terhadap pekerja informal, kemiskinan, tingkat pengangguran seperti apa, kemudian secara sosial kita akan berubah pastinya,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
Gerindra Sebut Bantuan...
Gerindra Sebut Bantuan 1.098 Sapi Kurban Presiden Prabowo dari APBN Sah, Pernah Dilakukan pada Era Jokowi
Komisi VII DPR Usul...
Komisi VII DPR Usul 1.000 Bioskop Desa dari APBN 2027
Rekomendasi
129 Sampul Paspor Bekas...
129 Sampul Paspor Bekas Jemaah Haji Ditemukan Tercecer di Serpong, Imigrasi: Dokumen Lama
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Berita Terkini
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Akulaku Finance Kantongi...
Akulaku Finance Kantongi Fasilitas Pendanaan Rp500 Miliar dari Danamon
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Tak Ada Pergantian Menkeu,...
Tak Ada Pergantian Menkeu, Sentimen Pasar Berbalik Positif
Bea Cukai Gagalkan 8,9...
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Rp8,6 Miliar
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved